Detail Cantuman Kembali
Efektivitas Layanan Konseling Individual dengan Teknik CBT (Cognitive Behavioral Therapy) untuk mengatasi Trauma pada Anak yang Mengalami Kekerasaan Seksual di UPTD PPA Pandeglang
Kekerasan seksual terhadap anak merupakan suatu bentuk tindakan yang dilakukan oleh seseorang terhadap anak dengan maksud dan tujuan untuk menyengsarakan. Pada akhirnya tindakan kekerasan seksual tersebut akan mengakibatkan mental dan psikis hancur pada korban, sehingga itu akan menimbulkan rasa trauma setelah mendapat kekerasan seksual tersebut. salah satunya memiliki gangguan depresi dimana anak selalu menyalahkan dirinya sendiri serta memiliki emosi yang tidak stabil seperti tiba-tiba suka marah, menyakiti diri sendiri,putus asa, serta sulit untuk menjalin hubungan sosial dengan orang lain. Rumusan pada penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana tingkat trauma anak yang mengalami kekerasan seksual sebelum diberikan layanan konseling individual dengan teknik Cognitive Behavioral Therapy di UPTD PPA Pandeglang ? 2.) Bagaimana tingkat trauma anak yang mengalami kekerasan seksual sesudah diberikan layanan konseling individual dengan teknik Cognitive Behavioral Therapy di UPTD PPA Pandeglang ? 3.) Bagaimana efektifitas layanan konseling individual dengan teknik Cognitive Behavioral Therapy untuk mengatasi trauma anak kekerasaan seksual di UPTD PPA Pandeglang ? Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui tingkat trauma anak yang mengalami kekerasan seksual sebelum diberikan layanan konseling individual dengan teknik Congnitive Behavioral Therapy di UPTD PPA Pandeglang, untuk mengetahui tingkat trauma anak yang mengalami kekerasan seksual sesudah diberikan layanan konseling individual dengan teknik Cognitive Behavioral Therapy di UPTD PPA Pandeglang, serta untuk mengetahui bagaimana hasil efektifitas layanan konseling individual dengan teknik Cognitive Behavioral Therapy untuk mengatasi trauma anak kekerasaan seksual di UPTD PPA Pandeglang. Metode kuantitatif Penelitian ekperiment ini digunakan untuk mengetahui pangaruh variabel independen (treatmen/ perlakuan), terhadap variabel dependen (hasil) dalam kondisi yang terkendalikan.Tujuan utama analisis tersebut adalah untuk memberikan gambaran ilustrasi dan/atau ringkasan yang dapat membantu pembaca memahami jenis variabel dan keterkaitannya. Populasi yang dikumpulkan yaitu 30 orang dan untuk sampel yang peneliti lakukan sebanyak 4 orang yang dimana 4 sampel tersebut sudah di uji validitas sebelumnya. Kemudian untuk hasil pada penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan skor pada nilai pre-test dan post-test terdapat peubahan yang positif dan signifikan tentang trauma yang dialami anak korban kekerasa seksual pada sebelum dan sesudah diberikan perlakuan layanan konseling individual.
Yeni Sulastri - Personal Name
SKRIPSI BKI 1055
158.3
Text
Indonesia
2024
serang
xvi + 112 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







