Detail Cantuman Kembali

XML

Nilai Kesalehan Wanita Muslimah dalam Film Merindu Cahaya De Amstel (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)


Memasuki abad ke-21 dan seterusnya, perkembangan teknologi dan globalisasi telah membawa perubahan sosial yang signifikan bagi masyarakat, terutama umat Islam. Salah satu contohnya adalah evolusi model busana muslimah yang mengikuti trend modernisasi yang viral di media massa. Perubahan ini tidak hanya memengaruhi cara berbusana, tetapi juga berdampak pada perilaku sehari-hari wanita muslimah dalam berinteraksi dengan orang lain, karena terpapar budaya dan gaya hidup yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai agama Islam. Berdasarkan permasalahan di atas, wanita muslimah penting untuk memiliki nilai kesalehan yakni nilai yang menunjukkan ketaatan, kepatuhan, dan kesungguhan dalam menjalankan ajaran agama Islam. Sehingga, penelitian ini mengkaji tentang nilai kesalehan wanita muslimah dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce pada film “Merindu Cahaya De Amstel”. Melalui uraian tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; 1. Apa saja nilai kesalehan individual wanita muslimah yang terdapat pada film “Merindu Cahaya De Amstel” berdasarkan analisis semiotika Charles Sanders Peirce?, 2. Apa saja nilai kesalehan sosial wanita muslimah yang terdapat pada film “Merindu Cahaya De Amstel” berdasarkan analisis semiotika Charles Sanders Peirce?. Adapun tujuan penelitian ini yakni; 1. Untuk mendeskripsikan nilai kesalehan individual wanita muslimah yang terdapat pada film tersebut berdasarkan analisis semiotika Charles Sanders Peirce, 2. Untuk mendeskripsikan nilai kesalehan sosial wanita muslimah yang terdapat pada film tersebut berdasarkan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Dalam skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, kemudian data dianalisa dengan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Peneliti dalam melakukan penelitian ini menemukan bahwa terdapat nilai kesalehan individual dan sosial pada tokoh wanita muslimah dalam film “Merindu Cahaya De Amstel”. Adapun nilai kesalehan individual wanita muslimah dalam film tersebut yaitu: menjaga kesucian diri (iffah), salat, taubat, tawakal, dan sabar. Sedangkan nilai kesalehan sosial wanita muslimah dalam film tersebut yaitu: tolong menolong dan saling memaafkan, menyebarkan salam, 'ammār ma'rūf nāhī munkar, birrul wālidain, serta mengikuti kajian keagamaan.
Siti Syafanah - Personal Name
SKRIPSI AFI 102
2x7.24
Text
Indonesia
2024
serang
xxii + 99 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...