<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29532">
<titleInfo>
<title>Prototipe Pendeteksi Getaran Menggunakan Sensor SW-420 Berbasis Mikrokontroller ESP NodeMCU 32S</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Syahrul Suhada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 69 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat rentan terhadap bencana alam, hal ini disebabkan posisi Indonesia yang terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik, yaitu lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia yaitu gempa bumi. Upaya yang dapat dilakukan sebagai mitigasi bencana maka diusulkannya prototipe pendeteksi getaran menggunakan Sensor SW-420 berbasis Mikrokontroller ESP NodeMCU 32S. Rancang yang digunakan yaitu ESP NodeMCU 32S sebagai mikrokontroler untuk menghubungkan komponen-komponen lain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ADDIE dan interpolasi newton. Pengujian dilakukan dengan memberikan inputan getaran sebanyak 42 data, kemudian diamati sinyal analog dari alat prototipe sekaligus nilai frekuensi dari aplikasi vibrometer. Kemudian divalidasi dengan metode interpolasi Newton. Hasil pengujian diperoleh bahwasanya penggunaan metode interpolasi Newton cukup akurat dengan nilai eror rata-rata sebesar 0,02 atau 2%. Hal ini dapat disimpulkan bahwasanya metode interpolasi newton dapat digunakan sebagai fitting data hasil dari eksperimen oleh peneliti serta sebagai acuan konversi sinyal analog alat prototipe ke dalam besaran frekuensi getaran.</note>
<classification>551.22</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 036</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI FIS 036</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 036</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29532</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-06 11:27:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-06 11:27:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>