<br />
<b>Notice</b>:  Undefined variable: _title_main in <b>/home/perpus/lib/detail.inc.php</b> on line <b>272</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29511">
<titleInfo>
<title></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Rasyid Rido</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 113 hlm: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Putusan Mahkamah Konstitusi merupakan putusan yang mengikat dalam hal pencalonan presiden dari Menteri yang masih aktif berhak mencalonkan diri sebagia presiden dan wakil presiden sepanjang mendapat persetujuan cuti dari presiden, berbeda dari analisis fiqih siyasah qadha’iyah sebagai calon pejabat presiden dan wakil presiden dalam hal mengikuti pemilu, agar tegaknya keadilan seorang wajir harus meletakan jabatannya. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana dalil-dalil putusan MK Nomor 68/PUU-XX/2022 Tentang pencalonan presiden dari menteri yang masih aktif? Dan Bagaimana tinjauan siyasah qadhaiyah terhadap putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 68/PUU-XX/2022 Tentang pencalonan presiden dari menteri yang masih aktif? Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif (Faild research), yaitu penelitian yang menekankan sumber informasinya dari buku-buku hukum dan literatur yang berkaitan atau relevan dengan objek penelitian.1 Untuk menganalisis penelitian ini peneliti menggunankan Gran theory siyasah qadha’iyah, Midle theory hukum peradilan Islam, Aplikatif theory putusan Mahkamah Konstitusi. Hasil penelitian yand dilakukan, Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 68/PUU- XX/2022 tentang menteri dan pejabat setingkat menteri menjadi pejabat negara yang dikecualikan keharusan mengundurkan diri dari jabatannya ketika dicalonkan sebagai calon presiden atau calon wakil presiden oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sepanjang mendapatkan persetujuan dan izin cuti dari presiden, memiliki implikasi terhadap tugas dan kinerja menteri.</note>
<note type="statement of responsibility">Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi No.68/</note><classification>2x4.6</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 587</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 587</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 587</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29511</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-05 14:09:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-05 14:09:50</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>