Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Perbandingan Efisiensi pada Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Tahun 2019-2022


Perkembangan ekonomi Islam global bertumbuh secara signifikan di negara-negara mayoritas muslim dan pusat keuangan islam. Salah satu bagian dari ekonomi islam yang berkembang saat ini adalah perbankan syariah. Pandemi Covid-19 menjadi tantangan baru bagi lembaga keuangan syariah. Dengan perkembangan ekonomi islam secara global membuat perbankan syariah harus dikelola dengan baik dan efisien. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini bagaimana tingkat efisiensi pada Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia tahun 2019-2022 dan perbandingan efisiensi pada kedua bank syariah di dua Negara tersebut pada tahun 2019-2022. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat efisiensi pada Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia pada tahun 2019-2022 dan perbandingan efisiensi pada Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia tahun 2019-2022 dengan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari situs web resmi laporan keuangan Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia dari tahun 2019 hingga 2022. Penelitian ini terfokus pada dua variabel, yaitu variabel input yang mencakup total aset, ekuitas, dan biaya operasional, serta variabel output yang mencakup pembiayaan dan laba bersih. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) yang berorientasi pada input dan output, Bank Syariah di Indonesia mencapai tingkat efisiensi tertinggi pada tahun 2019 dengan nilai 100%, namun mengalami penurunan signifikan pada tahun-tahun berikutnya yaitu 89% pada 2020,2021 dan 91% pada 2022. Sementara itu, Bank Syariah di Malaysia mencapai efisiensi 98% pada tahun 2019-2020 dan 99% pada tahun 2021- 2022. Secara umum, efisiensi Bank Syariah di Malaysia lebih tinggi dibandingkan dengan Bank Syariah di Indonesia, dengan rata-rata efisiensi selama periode 2019- 2022 sebesar 98,5% untuk Malaysia dan 92,25% untuk Indonesia.
Siti Nurul Hikmah - Personal Name
SKRIPSI ES 1131
332.1
Text
Indonesia
2024
serang
xv + 82 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...