<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29368">
<titleInfo>
<title>Kontekstualisasi Pemikiran Muhammad Syahrur Terkait Hubungan Seksual di Luar Pernikahan (Hadis Tematik)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aisyah Oktaviyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxii + 117 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Seksual pranikah merupakan segala tingkah laku yang didorong oleh 
hasrat seksual terhadap lawan jenis maupun sesama jenis yang dilakukan di luar 
hubungan pernikahan mulai dari necking, petting sampai intercourse dan 
bertentangan dengan norma-norma tingkah laku seksual dalam masyarakat yang 
tidak bisa diterima secara umum. seksual pranikah juga merupakan suatu hal 
yang mulai dianggap biasa bagi beberapa remaja di Indonesia. Menurut Syahrur, 
zina adalah hubungan seksual yang dilakukan secara sukarela oleh seorang 
perempuan yang sudah bersuami atau seorang perempuan yang berhubungan 
seksual melebih satu laki-laki, dan hubungan tersebut dilakukan secara terang-terangan di depan umum seperti di taman. Jadi, jika hubungan seksual di luar 
nikah dilakukan secara diam-diam tidak disebut zina melainkan jenis lain dari 
milk al-Yamin dan pendapat Syahrur yang melegalkan hubungan seks non-marital adalah wujud dari penafsiran liberal ekstrim, karena sudah terlalu jauh 
melamui kesepakatan ulama
Berdasarkan hal tersebut di atas, maka rumusan masalah dalam skripsi 
ini adalah: 1).Bagaimana Pemikiran Muhammad Syahrur Tentang Hadis-Hadis 
Terkait Hubungan Seksual Diluar Nikah?.2).Bagaimana Kontekstualisasi 
Pemikiran Muhammad Syahrur Dalam konteks Pernikahan?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sifat penelitian 
deskriptif. Oleh sebab itu, teknik dan prosedurnya menggunakan metode Syarah 
Hadis. Kata syarah adalah bentuk masdar, dalam bahasa Arab berasal dari lafad 
dan mempunyai arti menjelaskan, menafsirkan, membeberkan Sehingga kata 
syarah yang diindikasikan kepada hadis Nabi adalah suatu usaha menjelaskan 
atau mengungkap makna yang terdapat dibalik teks hadis. Tujuan Skripsi ini 
Untuk mengetahui pemikiran Muhammad Syahrur dengan pendapat ulama 
lainnya dan hadis hubungan seksual diluar nikah milku al yamin. Untuk 
Mengetahui Kontektualisasi pemikiran Muhammad Syahrur dalam konteks 
kehidupan pada zaman modern saat ini.
Hasil penelitian ini dari kontekstualisasi pemikiran muhammad syahrur 
pengertian ini juga penulis pahami dari pernyataan Muhammad Syaḥrūr berikut 
ini: Bahwasannya milk al-yamin adalah kesepakatan antara seorang pria dan 
seorang wanita yang tidak menikah, untuk tujuan hubungan seksual. Ia berbeda 
dari kehidupan pernikahan pada umumnya, tidak untuk berkeluarga, 
melanjutkan keturunan, melahirkan anak-anak, warisan, dan lain sebagainya. 
Hari ini tidak ada lagi budak. Karena itu kemudian Syahrur meluaskan 
kebolehan menggauli budak ini dengan jenis hubungan seksual yang tidak  normal lainnya. Bentuknya di era sekarang adalah semisal pernikahan friend, 
‘urfi, misyar dan mut‘ah. kawin kontrak) bahkan samen leven (kumpul kebo).</note>
<classification>2x2.1</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 140</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IH 140</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 140</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29368</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-13 15:08:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-13 15:09:20</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>