<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29300">
<titleInfo>
<title>Kajian Etnofarmakologi dan Profil Senyawa Bioaktif Tanaman Obat Suku Baduy</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Angger Arfi Riskiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 117 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Suku Baduy memiliki pengetahuan tentang obat tradisional dan menerapkannya pada pengobatan tradisional berbagai penyakit yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bioaktivitas tanaman obat suku baduy dan profil senyawa yang terkandung didalamnya. Tanaman obat yang sering digunakan adalah tanaman bandotan, keluwih, kaca piring, pecah beling dan daun ilat. Simplisia daun diekstraksi dengan metode maserasi dan difraksinasi dengan metode cair-cair. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 5 ekstrak dan 15 fraksi tanaman obat. Penapisan bioaktivitas antibakteri dilakukan dengan uji Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC), selanjutnya penapisan bioaktivitas antioksidan dengan reagen DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) dan ABTS (2,2- azinobis-3-Ethylbenzothiazoline-6- Sulfonic Acid) serta penapisan total fenol. Didapatkan fraksi etil asetat bandotan sebagai fraksi aktif, lalu diisolasi dengan KLTP (Kromatografi Lapis Tipis Preparatif) dan didapatkan 2 subfraksi aktif yaitu subfraksi 2 dan subfraksi 3 dengan nilai MIC masing-masing 50 ppm yang tergolong sangat kuat. Hasil nilai IC50 antioksidan masing-masing DPPH dan ABTS untuk subfraksi 2 adalah 30.90 µL mL-1 dan 8.9 µL mL-1 . Sedangkan, subfraksi 3 bernilai 17.07 µL mL-1 dan 9.94 µL mL-1 yang tergolong kuat. Hasil profil senyawa menggunakan GC-MS subfraksi 2 didapatkan senyawa Tributyl acetylcitrate sedangkan subfraksi 3 didapatkan senyawa Butyl citrate. Hasil profil senyawa menggunakan LC-HRMS pada subfraksi 2 didapatkan 1(1Piperidinyl)3{[(3aR,5aS,8aS,8bR)2,2,7,7tetramethyltetrahydro3aHbis[1,3]dioxo lo[4,5 b:4',5'-d]pyran-5 yl]methoxy}-2 propanol, dan pada subfraksi 3 didapatkan senyawa (5S)-1,5-Anhydro-5-[(1R,2E)-3- carboxy-1-hydroxy-2-methyl-2-propen-1- yl]-2-deoxy-2- [(2E,4R,5S)-5- hydroxy-4-methyl-2-hexen-1-yl]-L-arabinitol.</note>
<classification>582.12</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 037</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 037</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 037</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29300</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-07 10:02:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-07 10:02:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>