<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29293">
<titleInfo>
<title>Investigasi Reservoir Panas Bumi Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Wenner-Schlumberger (Studi Kasus:</title>
<subTitle>Daerah Objek Wisata Air Panas Cisolong Kabupaten Pandeglang)</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fujji Kurnia Suci</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 73 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini dilakukan di sekitar objek wisata air panas
Gunung Torong Cisolong Kabupaten Pandeglang menggunkan 
metode geolistrik konfigurasi wenner-schlumberger dengan alat
Geotitis Multi Chanel. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 lintasan 
dengan 4 titik pengukuran dengan masing-masing panjang lintasan 
150 m. Hasil Pengukuran yang telah dilakukan berdasarkan
klasifikasi nilai resistivitas lintasan 1 dan 2 tersusuan atas beberapa
jenis material yaitu Tuff dan breaksi dengan nilai resistivitas 20,0 -
167 , batu pasir dan gamping dengan nilai resistivitas 220 - 1395
, batu andesit dengan nilai resistivitas 1153 - 4832 , kemudian 
batu basalt dan lava dengan nilai resistivitas tertinggi yaitu 5829 –
33676 . Tuff, breaksi, batu pasir dan gamping diperkirakan 
merupakan zona permeabel karena termasuk kedalam jenis batuan
yang dapat menampung dan mengalirkan fluida thermal. Andesit dan 
basalt merupakan jenis batuan padat yang dianggap sebagai lapisan 
imprameabel.Lapisan reservoir panas bumi pada daerah penelitian
berada pada lintasan 1 titik 1 dengan kedalaman 2,50 - 13,5 m, yang 
tersusun atas batuan tuff dan breaksi dengan rentang nilai resistivitas
20,0 - 110 Ωm dari data tersebut diketahui jenis reservoir yang 
terukur adalah reservoir hydrothermal dangkal.</note>
<classification>551.23</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 030</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI FIS 030</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 030</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29293</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-06 13:54:58</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-06 13:55:22</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>