<br />
<b>Notice</b>:  Undefined variable: _title_main in <b>/home/perpus/lib/detail.inc.php</b> on line <b>272</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29271">
<titleInfo>
<title></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Faizul Mahmud</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 87 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pegadaian Syariah merupakan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang 
menyediakan produk pembiayaan di dalamnya, salah satunya ialah produk amanah. 
Produk amanah ini banyak sekali diminati oleh masyarakat untuk mendapatkan 
sepeda motor atau mobil dengan persyaratan yang mudah dan terjangkau dengan 
cara pembayaran diangsur setiap bulannya. Dalam menjalankan tugasnnya 
Pegadaian Syariah tidak terlepas dari resiko kerugian. Salah satunya ialah nasabah 
yang menunda-nunda pembayaran angsuran. Dengan adanya resiko kerugian 
tersebut maka diberlakukan adanya ganti rugi (ta’widh) yang juga telah diatur 
dalam Fatwa DSN-MUI No.43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang ganti rugi (ta’widh). 
Perumusan masalah penelitian ini adalah: 1). Bagaimana praktik ganti rugi 
(ta’widh) pada produk amanah melalui akad rahn di Pegadaian Syariah Sumur Bor 
Cengkareng Jakarta Barat?. 2). Bagaimana tinjauan Fatwa DSN-MUI No.43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang ganti rugi (ta’widh) melalui akad rahn pada produk 
amanah di Pegadaian Syariah Sumur Bor Cengkareng Jakarta Barat?.
Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui praktik ganti rugi (ta’widh) 
pada produk amanah melalui akad rahn di Pegadaian Syariah Sumur Bor 
Cengkareng Jakarta Barat?. 2). Mengetahui tinjauan Fatwa DSN-MUI No.43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang ganti rugi (ta’widh) melalui akad rahn pada produk 
amanah di Pegadaian Syariah Sumur Bor Cengkareng Jakarta Barat?.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam praktiknya penelitian 
ini juga disebut penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan 
pendekatan normatif empiris. Sumber data yang digunakan adalah sumber data 
primer yang diperoleh dengan melakukan wawancara dan sumber data sekunder 
yang diperoleh dari buku-buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data melalui 
wawancara, observasi dan dokumentasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktek ganti rugi (ta’widh) di 
Pegadaian Syariah Sumur Bor Cengkareng Jakarta Barat belum sepenuhnya sesuai 
dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No.43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang ganti rugi 
(ta’widh). Dikarenakan Pegadaian Syariah dalam menerapkan biaya ganti rugi 
(ta’widh) kepada nasabah didasarkan pada rumus perhitungan yang sudah 
ditetapkan oleh Pegadaian Pusat. Sedangkan dalam Fatwa DSN-MUI No.43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang ganti rugi (ta’widh), lembaga keuangan syariah dalam 
penerapan ganti rugi (ta’widh) harus benar-benar atas kerugian riil yang 
dikeluarkan oleh Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan besarnya ganti rugi 
(ta’widh) tidak boleh dicantumkan dalam akad. Sehingga dengan penggunaan 
rumus ganti rugi (ta’widh) menunjukkan bahwa adanya unsur ketidakjelasan dalam 
perhitungan besarnya kerugian yang dialami pada produk amanah di Pegadaian 
Syariah Sumur Bor Cengkareng Jakarta Barat.</note>
<note type="statement of responsibility">Praktek Pelaksanaan Ganti Rugi (Ta’widh) pada Produk Amanah di Pegadaian Syariah Sumur Bor Cengkareng Jakarta Barat Perspektif DSN-MUI No. 43/</note><classification>2x4.225</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 840</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 840</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 840</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29271</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-04 10:39:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-04 10:39:58</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>