<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29235">
<titleInfo>
<title>Penerapan Etika Komunikasi di Kalangan Santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Kota Tangerang (Studi Kasus pada Pondok Pesantren Asshiddiyah 2 Kota Tangerang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>M. Syahrul Ma'arif Afifi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 99 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan komunikasi di kalangan santri memiliki keterkaitan yang erat dengan bahasa dan etika, terutama di tengah pergaulan luas dan gaya bahasa yang bermacam-macam di pesantren saat ini. Kondisi ini menimbulkan permasalahan tambahan dalam krisis moral dan etika di kalangan santri. Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Kota Tangerang menjadi lembaga yang berupaya menerapkan strategi etika komunikasi di kalangan santri. Penelitian ini mengungkapkan penerapan etika komunikasi antara santri di lingkungan pesantren dan antara santri dengan ustadz. Metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Kota Tangerang menerapkan nilai-nilai adab, akhlak, dan keagamaan sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Etika komunikasi yang terbentuk mencerminkan upaya pesantren dalam membentuk komunikasi yang baik melalui praktik keagamaan dan pendidikan bahasa. Nilai-nilai seperti saling menghargai, pengakuan terhadap perbedaan usia, penghormatan terhadap otoritas, serta sikap ramah dan sopan menjadi bagian dari etika komunikasi yang diterapkan. Selain itu, hubungan antara santri dan ustadz di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Kota Tangerang bukan sekadar hubungan biasa. Ustadz berperan sebagai figur pengganti orang tua, membimbing, mendidik, dan memberikan teladan moral. Etika komunikasi antara keduanya didasarkan pada nilai-nilai keagamaan, penghormatan, ketaatan, dan prinsip akhlak yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pesantren dapat menjadi model dalam membentuk komunikasi yang etis dan bermoral di tengah kompleksitas pergaulan santri di era modern.</note>
<classification>170</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1048</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1048</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1048</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29235</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-24 14:05:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-24 14:06:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>