<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29122">
<titleInfo>
<title>Pola Asuh Orang Tua Dalam Menanamkan Kemandirian Anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Di RA Sulamul Falah Paojan Panimbang Kabupaten Pandeglang.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Reza Arohman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 94 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua di RA Sulamul Falah dalam menanamkan kemandirian anak ADHD. karena pola asuh yang efektif dalam menanamkan kemandirian pada anak ADHD dalam mendidik, orang tua dapat mengoptimalkan pendidikan anak ADHD sesuai dengan karakteristik mereka.Penelitian ini di lakukan di RA Sulamul Falah. Pengumpulan data ini terdiri dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan uji keabsahan data dengan tri angulasi data. Hasil penelitian menujukan bahwa indikattor yang anak belum bisa berkembang, namun anandan MRA sesuai dari semua indikator menunjukan kemandirian nya mulai berkembang. Sedangkan kemandirian MA sesuai identifikasi dengan indikator yang telah peneliti menunjukan bahwa perkembangan kemandirian ananada MA berkembang dengan baik. Pola suh orang tua MRA yang di terapkan merupakan pola pengasuhan yang otoriter yang tidak melibatkan dialog dengan anak atau menjelaskan sebab apa anak tidak boleh melakukan hal tersebut. Sedangkan pola asuh yang ibunda MA yaitu ibu atikah memberikan pola suh yang otoriter namun mendekati demokratis lebih memberikan contoh yang baik dan ketegasan terhadap hal yang salah yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Hal yang mendukung bagi anak dalam perkembangan kemandiriannya, guru di sekolah anak tersebut sudah faham dan mengerti atas ADHD yang di miliki anak sehingga guru lebih berhati-hati dalam meberikan pengasuhan, perhatian, dan pembelajaran ketika di sekolah. Hal yang menjadi penghambat kurangnya komunikasi guru dan orang tua atas ADHD yang di miliki anak. Serta guru atau orang tua tidak melakuakn tes untuk mengidentifikasi ADHD anak dan tidak pernah melakukan terapi khusus untuk anak kkarena keterbatasan pengetahuan, ekonomi, juga tempat untuk anak terapi.</note>
<classification>371.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 208</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PIAUD 208</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 208</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29122</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 10:35:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 10:35:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>