Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Korelasi Kesehatan Keuangan Dan Peningkatan Imbal Jasa Kafalah Dalam Pertumbuhan Perusahaan Penjaminan Pembiayaan Syariah


Kerjasama ekonomi internasional memicu aktivitas ekonomi yang kompetitif dari seluruh negara perekonomian terbuka. Setiap negara terus berupaya memacu perkembangan ekonominya, mulai dari optimalisasi sektor usaha hingga intervensi penerapan kebijakan pemerintah dalam kegiatan ekonomi. Perwujudan dari usaha pembangunan nasional di Indonesia dibuktikan dengan adanya genjotan kuat terhadap seluruh sektor usaha dalam menghasilkan output yang berdaya saing internasional. Untuk meningkatkan kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta membantu kelancaran kegiatan pembiayaan pada lembaga keuangan, program pemerintah Indonesia menghadirkan lembaga penjaminan sebagai Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Lembaga ini bertugas menyediakan jaminan dalam memperoleh askes pendanaan atau modal bagi setiap pelaku usaha khususnya UMKM sebagai stabilisator dan dinamisator perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan penjaminan pembiayaan syariah dari sisi pertumbuhan, kesehatan keuangan, serta analisis keuntungan yang dimilikinya. Adapun jenis penelitian yaitu kuantitatif, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan berbagai metode. Metode pertama untuk menganalisis mapping data jurnal atau penelitian terdahulu yaitu menggunakan analisis Bibliometrik VOSviewer. Selanjutnya dalam menganalisis pertumbuhan perusahaan digunakan metode perhitungan company growth, analisis kesehatan keuangan menggunakan metode perhitungan teori SE-OJK Nomor 18/SEOJK.05/2018, dan analisis keuntungan atau imbal jasa kafalah yang diperoleh yaitu menggunakan analisis korelasi statistik dengan menghubungkan variabel kesehatan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan penjaminan pembiayaan syariah periode 2014-2023, memiliki tren positive growth yang menandakan sumber daya perusahaan penjaminan pembiayaan syariah selalu meningkat sepuluh tahun terakhir. Sedangkan tingkat kesehatan keuangan sesuai SE-OJK Nomor 18/SEOJK.05/2018 pada perusahaan penjaminan pembiayaan syariah diperoleh hasil rata-rata termasuk dalam kategori “sangat sehat” dengan tiga kali penurunan menjadi kategori “sehat” pada tahun awal berdiri yaitu tahun 2014 dan tahun krisis yaitu tahun 2020 dan tahun 2021. Adapun pada analisis korelasi ditemukan bahwa terdapat hubungan antara rasio likuiditas, gearing ratio, dan rentabilitas secara bersama terhadap imbal jasa penjaminan.
Nani - Personal Name
TESIS ES 105
332.041
Text
Indonesia
2024
serang
xxi + 183 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...