<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28958">
<titleInfo>
<title>كلمة القتل في القرآن الكريم النظرية السياقية لفيتغنشتاين (دراسة دلالية)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nurul Maulia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 124 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Al-Qatlu dalam Al-Qur’an memiliki banyak makna. Tidak hanya bermakna 
membunuh, tetapi juga bermakna perang, gugur, melaknat, celaka, binasa, terkutuk, 
berkelahi.Perbedaan makna tersebut disebabkan oleh konteksnya yang berbeda
beda. Dalam hal ini peneliti menganalisis kata Al-Qatlu dalam Al-Qur’an ditinjau 
dari perspektif teori kontekstual wittgenstein. 
Oleh sebab itu, penulis mengangkat permasalahan tentang analisis kata Al
Qatlu dalam Al-Qur’an ditinjau dari Teori Kontekstual Wittgenstein. Berdasarkan 
latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). 
Makna konteks apa saja yang menyebabkan perbedaan makna kata Al-Qatlu. 2). 
Jenis konteks apa saja yang mempengaruhi kata Al-Qatlu dalam Al-Qur’an ditinjau 
dari teori kontekstual Wittgenstein?. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan 
metode deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian Library Research yaitu dengan 
menggunakan bahan bacaan yang berkaitan dengan penelitian ini. Adapun metode 
pengumpulan data dengan cara mengumpulkan kata yang mengandung kata Al
Qatlu dalam Al-Qur’an, kemudian dianalisis menggunakan teori kontekstual 
Wittgenstein dengan cara menganalisis terlebih dahulu makna konteks apa saja 
dalam ayat yang mengandung kata Al-Qatlu, lalu dianalisis termasuk ke dalam jenis 
konteks apa saja yang mempengaruhinya. 
Data yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu kata Al-Qatlu dalam Al
Qur’an terdapat dalam 33 surat, 122 ayat dan diulang sebanyak 170 kali. 
Diklasifikasikan sesuai jenis konteksnya, diantaranya 1) Konteks bahasa sebanyak 7 
ayat, 2) Konteks emosi sebanyak 43 ayat, 3) Konteks situasi  sebanyak72 ayat. 
Dalam hal ini perbedaan konteks memungkinkan terjadinya perbedaan makna.</note>
<subject authority=""><topic>Teori kontekstual Wittgenstein</topic></subject>
<classification>492</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 453</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 453</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 453</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28958</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 14:45:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-10 14:45:50</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>