Detail Cantuman Kembali
Tradisi Ngatir sebagai Perayaan Maulid Nabi dan Nisfu Sya’ban (Studi Living Hadis di Desa Luhurjaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Banten)
Penelitian ini berisi tentang sebuah Tradisi Ngatir yang hidup dikalangan masyarakat Cipanas. Penulis tertarik untuk meneliti ini, karena masih banyaknya masyarakat yang belum memahami terkait Tradisi Ngatir, hadis-hadis yang berkaitan, serta makna dan pesan yang terkandung di dalamnya. Hal ini disebabkan karena masyarakat hanya melihat dari sudut pandang sekilas terhadap teks-teksnya saja dan adanya proses penurunan tradisi tanpa dipertanyakan sama sekali oleh generasi penerima sehingga masyarakat hanya menganggap hal tersebut sebagai ritual lazim yang dilaksanakan dan dianggap benar. Sehingga tradisi tersebut menjadi tertutup. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apa yang dimaksud dengan tradisi ngatir?, Apa saja hadis hadis yang berkaitan dengan Tradisi Ngatir?, Bagaimana persepsi masyarakat terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan Tradisi Ngatir tersebut?. Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui definisi dan proses Tradisi Ngatir, mengetahui hadis-hadis yang berkaitan dengan pelaksanaan Tradisi Ngatir yang dilakukan oleh masyarakat Cipanas, Lebak, Banten dan mengetahui persepsi masyarakat terkait hadis-hadis yang berkaitan dengan Tradisi Ngatir. Dalam skripsi ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi lapangan (Field Research). Data primer berasal dari lapangan, yakni seputar fenomena tradisi ngatir di Desa Luhurjaya, Cipanas Lebak, Banten. Sedangkan data sekunder berasal dari sumber bacaan seperti jurnal, buku dan lain sebagainya. Teori yang digunakan adalah Living hadis dengan pendekatan Sosiologi pengetahun. Hasil dari penelitian ini menegaskan bahwa tradisi ngatir merupakan suatu praktek ritual keislaman yang dilakukan oleh masyarakat Cipanas, Lebak, Banten secara turun temurun pada 12 Rabiul awal dan 15 Sya‟ban dengan tujuan memperingati hari maulid nabi dan pengangkatan catatan amal manusia serta syukuran atas hasil bumi yang didapat ketika panen. Beberapa hadis yang berkaitan dengan tradisi ngatir antara lain hadis Maulid Nabi, hadis bulan sya‟ban, hadis sedekah, hadis bersilaturahmi dan hadis bersyukur. Sedangkan persepsi masyarakat terhadap hadis-hadis yang berkaitan dalam tradisi ngatir dapat mewujudkan ibadah sosial diantaranya bersedekah, bersilaturahmi, bersyukur serta poin utamanya merayakan maulid nabi dan peringatan nisfu sya‟ban.
Vina Laela Ramadani - Personal Name
SKRIPSI IH 127
2x2.1
Text
Indonesia
2024
serang
xxii + 82 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







