<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28800">
<titleInfo>
<title>Penerapan Client Centered Counseling Dalam Mengurangi Kecanduan Konten Tiktok Pada Remaja Di Desa Pisangan Jaya Kabupaten Tangerang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Indah Tri Oktaviani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 109 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui kondisi perilaku remaja yang mengalami kecanduan konten tiktok 2) Untuk mengetahui penerapan Client Centered Counseling dalam mengurangi kecanduan konten tiktok pada remaja di Desa Pisangan Jaya Kabupaten Tangerang 3) Untuk mengetahui hasil penerapan Client Centered Counseling dalam mengurangi kecanduan konten tiktok pada remaja di Desa Pisangan Jaya Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif tindakan. Sehingga teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2023 sampai Juni 2024 dengan jumlah responden dalam penelitian ini adalah 4 orang responden. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: 1) Kondisi remaja di Desa Pisangan Jaya merasa senang dan nyaman ketika mengakses konten tiktok, tidak senang ketika offline, perhatian hanya tertuju pada konten tiktok, penggunaan yang meningkat, tidak dapat mengontrol diri dalam mengakses konten tiktok, berani kehilangan karena konten tiktok, menggunakan konten tiktok sebagai cara untuk melarikan diri dari masalah. 2) Penerapan Client Centered Couseling dalam mengurangi kecanduan konten tiktok pada remaja dengan dalam proses konseling memberikan ruang secara penuh terhadap responden dalam proses konseling dengan membangun hubungan yang baik, mencari solusi terbaik dalam mengurangi kecanduan konten tiktok dan mengevaluasi terkait proses yang dilakukan dalam menerapkan solusi yang didapat pada proses konseling 3) Hasil dari penerapan Client Centered Counseling dalam mengurangi kecanduan konten tiktok pada remaja dilihat dari kondisi sebelum dan sesudah pelaksanaan penerapan Client Centered Counseling. Para remaja mampu dialihkan oleh responden dengan berinteraksi secara aktif dengan lingkungan sekitar, mampu membagi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, mampu memanfaatkan fitur informasi sebagai bahan upgrade diri.</note>
<classification>158.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1015</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1015</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1015</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28800</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 15:29:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 15:29:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>