<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28786">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Metode Demonstrasi dengan Simulasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Mengkafani dan Mensholatkan Jenazah pada Siswa (Studi di MAN 2 dan MAN 4 Kabupaten Tangerang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lala Sholatiyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxiii + 257 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kurangnya siswa di MAN 2 dan MAN 4 dalam memahami dan mempraktekkan materi, mudah bosan, dan kondisi kelas kurang terkontrol, jika dalam proses pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah. Guru harus mampu membuat siswa aktif dengan menerapkan berbagai metode pembelajaran aktif untuk meningkatkan hasil belajar. Selain itu, masih banyaknya guru yang memahami bahwa metode demonstrasi dan simulasi itu sama, padahal berbeda. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan metode demonstrasi dan simulasi dalam meningkatkan kemampuan mengkafani dan mensholatkan jenazah, serta menganalisis faktor penghambat dan pendukung metode demonstrasi dan simulasi dalam meningkatkan kemampuan mengkafani dan mensholatkan jenazah. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Subyek penelitian ini yaitu 135 siswa kelas X di MAN 2 dan MAN 4 Kabupaten Tangerang, dan guru mata pelajaran fikih. Hasil penelitian ini diperoleh terdapat perbedaan yang signifikan antara metode demonstrasi dan simulasi dalam meningkatkan kemampuan mengkafani dan mensholatkan jenazah pada siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji independent sample t, jika signifikansi</note>
<classification>2x4.16</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 477</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS PAI 477</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 477</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28786</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 15:37:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 09:17:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>