Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Metode Halaqah Untuk Mereduksi Paham Radikalisme Santri
Maraknya isu dan aksi radikalisme mengatasnamakan agama yang terjadi di Indonesia mengakibatkan beberapa pesantren diindikasikan tersusupi ideologi radikal. Hadirnya layanan bimbingan kelompok serta metode halaqah dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi permasalahan yang berada di pondok pesantren. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :1). Bagaimana tingkat radikalisme santri pondok pesantren Taajul Ulum Pandeglang. 2). Bagaimana pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan metode halaqoh untuk mereduksi radikalisme santri di Pondok Pesantren Taajul Ulum Pandeglang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk pre-eksperimental design yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Pengukuran menggunakan instrumen penelitian skala likert tentang radikalisme dengan jumlah populasi sebanyak 100 orang dan jumlah sampel sebanyak 12 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan. 1). Tingkat radikalisme santri Pondok Pesantren Taajul Ulum Pandeglang sebelum menerima layanan bimbingan kelompok (pretest) yaitu 90, 75. Sedangkan setelah menerima treatment (postest) menjadi 57, 67. Hasil pretest postest ini dijadikan bahan perbandingan untuk melihat pengaruh treatment. 2). Uji hipotesis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) bernilai 0,002. Artinya 0,002 lebih kecil dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan metode halaqah untuk mereduksi radikalisme santri pondok pesantren Taajul Ulum Pandeglang.
Sarni - Personal Name
SKRIPSI BKI 1021
152
Text
Indonesia
2024
serang
xv + 70 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







