Detail Cantuman Kembali

XML

Tradisi Ngumbah Pacul di Desa Ranca Buaya Kecamatan Jambe: Studi Living Hadis


Negara Indonesia yang dijuluki sebagai negara agraris memiliki berbagai tradisi pertanian yang berkembang di masyarakat, baik sejak dahulu maupun sekarang dengan modifikasi yang disesuaikan berdasarkan situasi dan kondisi masyarakat. Salah satunya, tradisi pertanian unik di Desa Ranca Buaya Kecamatan Jambe yaitu tradisi Ngumbah Pacul yang dilaksanakan setelah tandur. Dalam praktik tradisi ini terdapat nuansa nilai keislaman yang menghidupkan suatu nilai hadis akibat dari akulturasi budaya Islam dan lokal. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam skripsi ini yaitu: 1). Bagaimana praktik Tradisi Ngumbah Pacul di Desa Ranca Buaya Kecamatan Jambe? 2). Bagaimana resepsi/pembacaan hadis masyarakat terhadap Tradisi Ngumbah Pacul di Desa Ranca Buaya Kecamatan Jambe? Adapun tujuannya yaitu: 1). Untuk mengetahui bagaimana praktik Tradisi Ngumbah Pacul di Desa Ranca Buaya Kecamatan Jambe 2). Untuk mengetahui bagaimana resepsi/pembacaan hadis masyarakat terhadap Tradisi Ngumbah Pacul di Desa Ranca Buaya Kecamatan Jambe. Pada skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan struktural fungsional guna mencari informasi terkait tradisi Ngumbah Pacul dan pembacaan masyarakat terhadap nilai-nilai hadis secara langsung ke lokasi penelitian. Kemudian peneliti menggunakan metode kualitatif dengan mengembangkan pertanyaan kepada informan melalui observasi dan wawancara guna mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ranca Buaya Kecamatan Jambe memahami bahwasanya dalam tradisi Ngumbah Pacul terdapat nilai ajaran Islam yang melandasi hidupnya suatu hadis, meski tidak semuanya paham secara spesifik terhadap teks hadisnya. Tradisi Ngumbah Pacul merupakan ungkapan rasa syukur dan apresiasi masyarakat khususnya petani kepada Allah Swt atas selesainya proses tandur dalam bentuk bersedekah. Hadis yang relevan dengan tradisi ini terlihat dari esensi dan tujuan dari pelaksanaannya, antara lain anjuran bersyukur dan bersedekah (HR. Bukhari No. 6412, HR. Muslim No. 2999 dan HR. Thabrani No. 29). Sedekah membantu memudahkan rezeki dan menolak bala (HR. Bukhari No. 6012, No. 1411, HR. Muslim No. 993 dan HR. Thabrani No. 4402). Kemudian hadis anjuran bersilaturahmi (HR. Ibnu Majah No. 3251 dan HR. Bukhari No. 5986).
Diyanna - Personal Name
SKRIPSI IH 121
2x2.1
Text
Indonesia
2024
serang
xxiii + 84 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...