<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28604">
<titleInfo>
<title>Identifikasi Fungi Terbawa Benih Kedelai (Glycine max L.) Menggunakan Metode Blotter Test</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Khalisah Qatrunnada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 48 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Serangan organisme pengganggu tanaman baik hama maupun penyakit dapat disebabkan oleh mikroorganisme terutama fungi terbawa benih. Fungi dapat menyebabkan terjadinya penurunan mutu benih seperti penurunan hasil produksi, daya berkecambah, perubahan warna dan bentuk benih, perubahan biokimia dan terbentuknya toksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis fungi yang terbawa benih kedelai varietas Dega 1 dan Anjasmoro serta menghitung persentase terinfeksi fungi pada setiap varietas kedelai. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling dengan mengambil 400 benih kedelai secara acak tiap varietas. Hasil dari penelitian identifikasi fungi terbawa benih pada kedelai varietas Dega 1 menunjukkan bahwa terdapat 4 genus yang teridentifikasi, yaitu Aspergillus, Monilia, Mycelia sterilia, dan Rhizopus, sedangkan pada kedelai varietas Anjasmoro teridentifikasi 4 genus fungi diantaranya, Aspergillus, Epicoccum, Mucor, dan Mycelia sterilia. Persentase infeksi fungi tertinggi pada sampel kedelai varietas Dega 1 adalah genus Aspergillus, yaitu sebesar 45% diikuti oleh Mycelia sterilia sebesar 2% serta yang terendah adalah Rhizopus dan Monilia masing-masing sebesar 1,5%. Hal yang sama ditemukan pada varietas Anjasmoro, genus Aspergillus juga merupakan fungi dengan tingkat infeksi tertinggi yaitu sebesar 23,75%. Genus Mycelia sterilia pada peringkat kedua sebesar 14,5% diikuti oleh Mucor sebesar 6,25% dan yang terendah yaitu Epicoccum 2%.</note>
<classification>579</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 023</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 023</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 023</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28604</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 09:34:44</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-02 09:34:57</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>