<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28497">
<titleInfo>
<title>تحليل شعر ألا تجلسين 
 قليلا؟ لنزار قباني (دراسة تحليلية الهرمنيوطيقا فلهلم دلتاي)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hasbi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 83 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Puisi dapat dirasakan oleh setiap orang yang belum mengetahui 
tentang jagad tulisan dalam melihat perkataannya yang berisi ucapan-ucapan 
(khususnya pernyataan berlebihan yang puitis) dapat dipahami oleh semua 
orang yang hampir tidak mengenal dunia penulisan, mengingat kata-kata 
dalam puisi &#34;Maukah Kau Duduk Sebentar Saja?&#34; Karya Nizar Qabbani 
diuraikan dalam kata-kata umum. Apa yang dulunya mengandung banyak 
bahasa metaforis menjadi biasa saja atau sebaliknya mudah dimengerti oleh 
semua orang. 
Dengan demikian peneliti merumuskan masalah antara lain 1). Apa 
saja makna pengalaman, ekspresi dan pemahaman yang terdapat pada puisi 
“Ala Tajlisina Qalilan?” melihat dari teori hermeneutik? 2). Apa saja hakikat 
pesan dan tujuan yang dikehendaki pengarang dibalik puisi “Ala Tajlisina 
Qalilan?”.
Penelitian ini berjudul Analisis Hermeneutik Dalam Puisi &#34;Maukah 
Kau Duduk Sebentar Saja?&#34; Karya Nizar Qabbani. Objek penelitian ini adalah 
Puisi &#34;Maukah Kau Duduk Sebentar Saja?&#34; Karya Nizar Qabbani. Metode 
yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan 
analisis data kualitatif. Peneliti menggunakan teori Hermeneutik Dilthey 
karena pendekatan puisi dengan cara hermeneutik itu berdasarkan penafsiran 
kita kepada suatu puisi yang terstruktural. Peneliti menggunakan teori 
Wilhelm Dilthey. Dilhey menyingkap 3 konsep dalam hermeneutik, yaitu: 
Erlebnis (konsep pengalaman yang hidup), konsep Ausdruck (ekspresi) dan 
konsep Verstehen (pemahaman). 
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat 5 bentuk 
pengalaman, 5 bentuk ekspresi dan beberapa pemahaman mengenai puisi 
“Ala Tajlisina Qalilan”. Terdapat makna tersembunyi dalam puisi tersebut 
berupa cerita tentang rasa cintanya kepada sang kekasih walaupun dirinya 
sudah tidak bersama lagi. Dan menceritakan cintanya yang masih melekat 
pada kekasihnya yang tak akan hilang walaupun sang kekasih tiada. Hakikat 
pesan dalam puisi Nizar Qabbani ini adalah mengikhlaskan karena sejatinya 
sebuah cinta sejati itu merelakan.</note>
<subject authority=""><topic>Hermeneutik, Puisi</topic></subject>
<classification>892</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 431</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 431</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 431</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28497</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-06-06 14:26:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-06-06 14:27:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>