Detail Cantuman Kembali

XML

Implikasi Makna Perbedaan Qir'at Al-Qur'an Tentang Ayat-ayat Hukum Pidana (Studi Komparatif Qir'at Imam Abu 'Amr dengan Qir'at Imam Ḥamzah)


Pemahaman dan penafsiran seseorang terhadap al-Qur'an tentu terkait erat dengan penguasaannya terhadap ilmu Qirā‟at, disamping ilmu-ilmun lain. Menurut sejarah, bangsa Arab pada zaman dahulu memiliki berbagai dialek yang beragam antara satu kabilah dengan kabilah yang lain. Karena adanya perbedaan dan keragaman akan dialek-dialek bangsa Arab tersebut, maka al-Qur'an yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW akan menjadi sempurna kemukjizatannya apabila ia dapat menampung berbagai dialek dan berbagai cara membaca al-Qur'an sehingga memudahkan mereka untuk membaca,dan memahaminya. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini ialah: 1. Bagaimana tatacara Imam Abū „Amr dan Imam Ḥamzah membaca al-Qur'an khususnya pada ayat-ayat hukum pidana? 2. Apakah terjadi perubahan makna atau tidak ketika terjadi perbedaan pelafalan huruf al-Qur`an? Jenis penelitian dalam skripsi ini ialah studi kepustakaan yang dianalisis dengan metode komparatif (perbandingan). Sumber data primer dalam skripsi ini ialah kitab al-Qirā‟āt al-„Asr al-Mutawātirah in har q asy-Syāthibiyyah wa addurah. Sedangkan sumber sekunder yang di gunakan ialah buku-buku dan bahan bacaan yang relevan dengan tema penelitian ini. Kesimpulan yang penulis peroleh dari penelitian ini ialah dalam membaca ayat-ayat hukum pidana Imam Abū „Amr dan Imam Ḥamzah memiliki perbedaan bacaan pada kalimat tertentu. Pada 5 ayat yang telah di kaji secara komparatif, memunculkan makna yang sedikit berbeda dengan makna sebelumnya, namun perubahan tersebut tidak sampai merubah hukum yang ada.
Indana Zulfa - Personal Name
SKRIPSI IAT 579
2x1.12
Text
Indonesia
2023
serang
xxiv + 117 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...