<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28349">
<titleInfo>
<title>Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Tik Tok Terhadap Perilaku Narsisme Pada Kalangan Remaja (Studi di Kelurahan Purwakarta, Kota Cilegon)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Nurhalisah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 95 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Dengan semakin berkembangnya media sosial saat ini dapat menimbulkan perilaku narsisme. Perilaku narsisme adalah suatu tindakan yang mencintai dirinya sendiri secara berlebihan. Perilaku narsisme dapat terjadi pada siapa saja tidak terkecuali pada remaja. Saat ini media sosial yang sering diakses oleh remaja adalah tik tok. Remaja menjadikan media sosial tik tok sebagai tempat untuk mencari perhatian dan kekaguman dari para pengguna media sosial tik tok. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana kategori intensitas penggunaan media sosial tik tok? 2) bagaimana kategori perilaku narsisme? 3) bagaimana hubungan intensitas penggunaan media sosial tik tok terhadap perilaku narsisme? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) untuk mengetahui kategori intensitas penggunaan media sosial tik tok 2) untuk mengetahui kategori perilaku narsisme 3) untuk mengetahui adakah hubungan intensitas penggunaan media sosial tik tok terhadap perilaku narsisme. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu kuesioner atau angket dan dokumentasi. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 88 responden. Untuk pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: 1) kategori intensitas penggunaan media sosial tik tok pada kalangan remaja di Kelurahan Purwakarta ada pada kategori rendah. 2) untuk kategori perilaku narsisme pada kalangan remaja di Kelurahan Purwakarta ada pada kategori tinggi. 3) hasil yang diperoleh pada uji korelasi yang dilakukan oleh peneliti didapatkan bahwa nilai signifikansi 0,000 yang berarti ini &#60; 0,05, dapat dikatakan bahwa intensitas penggunaan media sosial tik tok memiliki hubungan yang positif terhadap perilaku narsisme.</note>
<classification>152</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 978</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 978</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 978</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28349</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 15:50:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 15:50:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>