Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Fanatisme K-Pop terhadap Perilaku Imitasi pada Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Penelitian ini dilatarbelakangi akan Korean Wave atau Hallyu, budaya Korea yang sangat populer, sehingga dapat dikatakan bahwa eksistensinya sangat luar biasa dan berdampak besar di Indonesia, terutama pada generasi muda. Dampaknya melibatkan perubahan pola pikir, minat belajar bahasa Korea, mengikuti tren fashion idola K-Pop, dan peningkatan minat terhadap makanan dan gaya hidup Korea. Di kalangan mahasiswa, fanatisme terhadap K-Pop memicu perilaku imitasi yang melibatkan peniruan tindakan dan penerapan gaya hidup yang tercermin dalam dukungan terhadap idola K-Pop. Fanatisme ini juga memberikan kesan bahwa mengadopsi gaya hidup dan mendukung idola K-Pop adalah bentuk penghormatan dan dedikasi terhadap idola K-pop kesukaannya. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah terdapat pengaruh fanatisme K-Pop terhadap perilaku imitasi pada mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten? 2) Seberapa besar persentase pengaruh fanatisme K-Pop terhadap perilaku imitasi pada mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten? Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui pengaruh fanatisme K-Pop terhadap perilaku imitasi pada mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. 2) untuk mengetahui besar persentase dari pengaruh fanatisme K-Pop terhadap perilaku imitasi pada mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dan menggunakan metode survei. Menggambarkan data yang disajikan berupa angka-angka. Sampel penelitian terdiri dari 90 responden, yang dianalisis dengan menggunakan rumus Hair. Pengumpulan data melalui penyebaran angket model skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana, dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh fanatisme terhadap perilaku imitasi mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Hal ini ditunjukkan dengan nilai R Square sebesar 80%. Fanatisme K-pop tergolong tinggi, mencapai 34,4%, sedangkan imitasi mencapai 36,7%, menunjukkan kategori sedang. Sehingga memperoleh hasil uji hipotesis dengan nilai Thitung sebesar 19,129, lebih besar dari Ttabel sebesar 1,662, kemudian terdapat nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh fanatisme K-Pop terhadap perilaku imitasi pada mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Siti Mardiah - Personal Name
SKRIPSI BKI 977
150
Text
Indonesia
2024
serang
xvi + 81 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







