<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28347">
<titleInfo>
<title>Konseling Kelompok dengan Teknik Cognitive Restructuring dalam Mengatasi Perilaku Bullying di Lingkungan Pesantren (Studi Pada Pondok Pesantren Al Insan Kelurahan Kalitimbang Kota Cilegon)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Auliatus Syarifah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 120 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Perilaku bullying sudah banyak terjadi di berbagai latar kehidupan. Salah satunya juga terjadi di lingkungan pendidikan Agama, yakni Pondok Pesantren. Di Pondok Pesantren Al Insan Kota Cilegon, terdapat beberapa santri yang sering melakukan bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring untuk mengatasi perilaku bullying pada santri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Prosedur penelitian ini menggunakan dua siklus, masing-masing siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I masih terdapat beberapa kekurangan, diantaranya beberapa tahapan yang belum terlaksana, dan anggota kelompok yang kurang antusias dalam menyampaikan pendapat. Pada pelaksanaan tindakan siklus II mengalami perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Diantaranya tahapan-tahapan konseling kelompok sudah terlaksana dengan baik, konselor dapat mendorong anggota kelompok untuk aktif berpartisipasi, dan anggota kelompok aktif menyampaikan pendapatnya.</note>
<classification>158</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 980</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 980</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 980</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28347</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 15:45:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 15:45:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>