<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28345">
<titleInfo>
<title>Efektivitas Layanan Konseling Individual dengan Teknik Modelling dalam Meningkatkan Interaksi Sosial Pada Remaja (Studi Kasus di Kelurahan Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ratu Yuli Nurfalah Khotimah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 100 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Bagi remaja kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain di luar lingkungan keluarga ternyata sangat besar, terutama kebutuhan interaksi dengan teman-teman sebayanya. Remaja yang tidak mempunyai kemampuan dalam berinteraksi sosial akan kehilangan relasi. Untuk itu peneliti mulai penelitian yang bertujuan untuk menganalisis tingkat interaksi sosial pada remaja sebelum dan setelah diberikan layanan konseling individual dengan teknik modeling simbolik yaitu dengan memberikan tontonan film dokumenter yang berjudul “Grieving Dreams”. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif-eksperimen dengan model one grup pretest-posttest design dengan satu perlakuan (treatment). Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji T dengan bantuan SPSS for windows versi 29. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah keseluruhan remaja di Kp. Rawa Lele, Gg. H. Nadji RT 04/RW 10, Jombang, Ciputat, Kota Tangerang yang berjumlah 22 orang. Adapun sampel dipilih dengan menggunakan teknik sampling purposive ditetapkan oleh peneliti dengan kriteria dan pertimbangan remaja tersebut masuk dalam kategori remaja yang memiliki tingkat interaksi sosial yang rendah. Berdasarkan hasil Shpairo Wilk diketahui bahwa adanya perbedaan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling individual dengan teknik modeling pada remaja di Kp. Rawa lele, Gg. H. Nadji RT 04/RW 10, Jombang, Ciputat, Kota Tangerang dengan Sig. (2-tailed) 0,001 yaitu &#60; 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat perbedaan. Maka hipotesis penelitian ini diterima karena perolehan hasil kurang dari 0,05.</note>
<classification>158</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 982</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 982</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 982</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28345</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 15:34:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-19 15:34:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>