Detail Cantuman Kembali
Pemberdayaan Unit Usaha Kampus dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif (Studi Kasus Pengolahan Batang Pisang Menjadi Cemilan Keripik dari Batang Pisang)
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan untuk masyarakat, diharapkan bahwa bangsa ini dapat mengubah cara berpikir, terutama para mahasiswa, agar mereka dapat mandiri dan memberikan manfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya, yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, mahasiswa wirausaha diharapkan menjadi salah satu solusi atas berbagai tantangan dan masalah pemerintah dalam upaya meningkatkan kondisi perekonomian Indonesia. Berdasarkan latar belakang yang diuraikan, maka rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: 1) Bagaimana tahapan pemberdayaan unit usaha kampus dalam pengembangan ekonomi kreatif unit usaha kampus di Sekolah Tinggi Ilmu Fikih Syekh Nawawi Tanara?, 2) Bagaimana dampak pemberdayaan unit usaha kampus dalam pengembangan ekonomi kreatif unit usaha kampus di Sekolah Tinggi Ilmu Fikih Syekh Nawawi Tanara?, 3) Apa faktor pendukung dan faktor penghambat pemberdayaan unit usaha kampus dalam pengembangan ekonomi kreatif unit usaha kampus di Sekolah Tinggi Ilmu Fikih Syekh Nawawi Tanara? Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mengambil 5 orang sebagai informan dari mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Fikih Syekh Nawawi Tanara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: 1). Tahapan-tahapan pemberdayaan unit usaha kampus dalam pengembangan ekonomi kreatif yaitu: Tahapan persiapan, tahapan pengkajian, tahapan perencanaan alternatif program atau kegiatan, tahap rencana aksi, tahap implementasi program dan kegiatan, tahap evaluasi dan yang terakhir tahap terminasi. 2). Dampak adanya kegiatan pemberdayaan ekonomi kreatif yaitu dampak pendidikan dan dampak ekonomi. 3). Adapun faktor pendukung kegiatan ekonomi kreatif di kalangan mahasiswa yaitu: Adanya motivator, melimpahnya sumber daya alam seperti pohon pisang, sumber daya mahasiswa yang kreatif, lingkungan yang mendukung. Faktor penghambat dalam kegiatan ekonomi kreatif di kalangangan mahasiswa yaitu belum adanya mesin atau alat yang canggih jadi mahasiswa membuat produk keripik dari batang pisang masih manual dan waktu pelaksanaan.
Alfu Lailah - Personal Name
SKRIPSI PMI 242
2x6.3
Text
Indonesia
2024
serang
xiv + 73 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







