Detail Cantuman Kembali
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa) Menjadi Sumber Potensial Hidroksiapatit (HAp) Serta Aplikasinya sebagai Membran Filter Selulosa Asetat
Cangkang kerang merupakan bagian hewan yang tidak dikonsumsi sehingga bagian cangkang tergolong produk samping atau limbah. Banyak penelitian telah menyatakan bahwa cangkang kerang darah (Anadara granosa) memiliki kandungan kalsium tinggi. Kandungan pada cangkang kerang darah yaitu 98,7% kalsium karbonat (CaCO3). Kalsium karbonat dapat terdekomposisi saat proses kalsinasi, dan membentuk HAp saat kalsinasi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terbentuknya HAp dari cangkang kerang darah serta kegunaannya sebagai biomaterial membran selulosa asetat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Perlakuan yang diterapkan adalah kombinasi komposisi HAp dan selulosa asetat. Perlakuan jumlah layers membran yaitu: F1 (1 layer), F2 (2 layer), F3 (3 layer). Parameter utama yang diamati adalah kandungan HAp cangkang kerang darah. Parameter penunjang yang diamati adalah hasil analisa SEM-EDX, XRD, BET dan TPC. Hasil penelitian pembentukan HAp dari limbah cangkang kerang darah secara kualitatif memiliki grafik pola difraksi mirip dengan HAp pada database JCPDS No. 9- 432 yang menunjukkan HAp terbentuk dari hasil sintesis. Analisa SEM-EDX menunjukkan morfologi partikel HAp berbentuk bulat dan membentuk aglomerat. Perbandingan luas permukaan dari partikel HAp hasil sintesis yaitu 319.918 m2 /g sementara HAp pada membran yaitu 513.950 m2 /g. Membran dengan komposisi selulosa 50 gram dan 0,4375 gram HAp optimal mengurangi bakteri E. coli dengan optimum 3 layers membran.
Rizka Awalia Fazri - Personal Name
SKRIPSI BIO 017
594.3
Text
Indonesia
2023
serang
xvi + 48 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







