<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28117">
<titleInfo>
<title>Analisis Perilaku Individualistis Pada Remaja Warganet Tiktok di Perumahan Bumi Agung Permai 2 Kota Serang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahdiani Isna Huda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 148 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kemajuan teknologi yang semakin pesat dapat memudahkan segala aktivitas manusia. Saat ini media sosial sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan manusia yang membuat seseorang menjadi ketergantungan. Banyak orang yang lebih memilih menghabiskan seluruh waktunya untuk bermain media sosial dibandingkan harus berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Salah satu media yang digunakan masyarakat saat ini adalah aplikasi tiktok. Para remaja yang sering menggunakan media sosial ini cenderung akan nyaman dengan dirinya sendiri yang apabila dibiarkan akan membuat remaja tidak dapat berinteraksi dengan lingkungan dan cenderung menutup diri dari lingkungan. Dengan adanya internet seperti saat ini, akan membuat para remaja semakin betah menikmati waktu untuk bermain tiktok sendirian tanpa adanya interaksi dengan orang lain secara nyata, sehingga membuat seseorang menjadi pribadi yang individualistis. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana bentuk perilaku individualistis remaja warganet tiktok di Perumahan Bumi Agung Permai 2 Kota Serang? 2) Apa saja faktor yang menyebabkan timbulnya perilaku individualistis remaja warganet tiktok di Perumahan Bumi Agung Permai 2 Kota Serang? Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui bagaimana bentuk perilaku individualistis remaja warganet tiktok di Perumahan Bumi Agung Permai 2 Kota Serang. 2) Untuk mengetahui apa saja faktor penyebab timbulnya perilaku individualistis remaja warganet tiktok di Perumahan Bumi Agung Permai 2 Kota Serang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang mendeskripsikan data-data yang telah diperoleh selama proses penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawacara dan studi dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada November 2023 hingga Desember 2023 dengan jumlah informan dalam penelitian ini adalah 10 remaja warganet tiktok. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan: 1) Bentuk perilaku individualistis yang dialami oleh remaja warganet tiktok, seperti senang menyendiri, jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar, merasa canggung ketika berinteraksi dengan orang lain, berfokus pada tujuan pribadi, kurang peduli dengan lingkungan sekitar dan merasa nyaman dengan dirinya sendiri. 2) Faktor penyebab timbulnya perilaku individualistis remaja warganet tiktok, yaitu karena adanya perubahan sosial yang ditandai dengan adanya modernisasi di lingkungan masyarakat yang membuat para remaja semakin menikmati waktunya untuk mengakses internet secara menyendiri tanpa harus berinteraksi dengan orang lain secara langsung. Aplikasi tiktok membuat seseorang menjadi malas untuk berinteraksi secara langsung dan membuat penggunanya hanya menghabiskan waktu untuk bermain tiktok secara menyendiri di dalam kamar tanpa ingin di ganggu oleh orang lain.</note>
<classification>152</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 952</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 952</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 952</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28117</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-29 09:40:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-29 09:40:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>