Detail Cantuman Kembali
Teknik Biblioterapi dalam Mengatasi Mental Block Santri (Studi di Pondok Pesantren Daarul Ahsan Desa Dangdeur Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Banten)
Biblioterapi adalah teknik yang digunakan untuk memulai percakapan tentang topik yang tidak dapat didiskusikan karena rasa malu, bersalah, atau takut. Mental block adalah program pikiran yang mencegah mimpi, harapan, keinginan, ambisi, atau perubahan dalam hidup seseorang menjadi kenyataan, terutama di kalangan remaja antara usia 14 hingga 17 tahun. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana gambaran umum mental block santri di Pondok Pesantren Daarul Ahsan, 2) Bagaimana penerapan teknik biblioterapi mengatasi mental block pada santri Pondok Pesantren Daarul Ahsan, 3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengatasi mental block santri Pondok Pesantren Daarul Ahsan. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui gambaran umum mental block santri di Pondok Pesantren Daarul Ahsan, 2) Untuk mengetahui hasil penerapan teknik biblioterapi mengatasi mental block pada santri Pondok Pesantren Daarul Ahsan, 3) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengatasi mental block santri Pondok Pesantren Daarul Ahsan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yang digunakan untuk mendapatkan gambaran dari permasalahan dengan menggunakan eksplorasi. Sedangkan, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cognitive Behaviour Therapy. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data. Penelitian dilaksanakan pada Februari-Juni 2023, dengan jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 4 santriwati. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: 1) Gambaran umum mental block santri di Pondok Pesantren Daarul Ahsan, di antaranya; kurang percaya diri, tidak leluasa berbicara di depan umum, mengalami overthinking, dan tidak mempercayai orang lain untuk berbagi cerita. 2) Penerapan teknik biblioterapi dalam konseling individual melalui pendekatan Cognitive Behaviour Therapy menunjukkan bahwa media literatur dapat memberikan informasi serta wawasan baru, dan meningkatkan persepsi diri. 3) Adanya kemauan dalam diri santri untuk mengubah diri menjadi lebih baik menjadi faktor pendukung dalam mengatasi mental block, sedangkan layanan konsultasi yang tidak rutin diberikan menjadi faktor penghambat dalam mengatasi mental block.
Siti Afifatur Rohmah - Personal Name
SKRIPSI BKI 946
615.8
Text
Indonesia
2023
serang
xv + 92 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







