<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28032">
<titleInfo>
<title>أسلوب القرآن:</title>
<subTitle>قصة آدام وحواء في القرآن الكريم</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Euis Anjani Hasanah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 67 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Allah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap kisah 
yang sarat akan pelajaran dalam Al-Qur’an, salahsatunya melalui Kisah 
Adam dan Hawa. Kisah ini dimuat dalam Al-Qur’an dengan kuantitas 
yang cukup banyak, yakni terdiri dari 96 ayat yang tersebar dalam 17 
surah. Kisah adalah bagian dari seni dan sastra, yang mana kisah 
merupakan medium untuk menyampaikan pesan-pesan teologis dan 
humanis kepada umat manusia yang sarat sekali dengan unsur 
linguistik dan seni. Maka dari itu, hal krusial terkait pengangkatan 
objek material dalam penelitian ini yaitu fenomena kebahasaan dan 
nilai kesusastraan yang nampak pada kisah tersebut yang sayang jika 
diteliti secara parsial. Oleh karenanya, peneliti memilih mengkajinya 
dengan menggunakan teori stilistika, dasar pemilihan teori stilistika ini 
dikarenakan kekomprehensifan kajian yang dimilikinya, yang mana 
tidak hanya meliputi aspek semua linguistik mikro, tetapi juga akan 
mengungkap secara utuh terkait kedalaman, keindahan, dan 
kebermaknaan gaya dari penuturan kisah Adam &#38; Hawa.
Penelitian ini bertujuan mengungkap fenomena kesusastraan &#38; 
kebahasaan pada kisah Adam dan Hawa dalam Al-Qur’an melalui gaya 
pemaparan kisah dan unsur-unsur yang membentuknya, serta efek dari 
penggunaan gaya bahasa dalam membentuk kesatuan kisah Adam dan 
Hawa dalam Al-Qur’an Al-Karīm. Penelitian ini adalah penelitian 
kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research).
Secara stilistika ditemukan berbagai fenomena kebahasaan dan 
kesusastraan dalam kisah Adam dan Hawa dalam Al-Qur’an, baik itu 
dalam gaya pemaparan kisah maupun aspek linguistiknya. Dalam gaya 
pemaparan kisah ditemukan dalam penggambaran kisah, gaya dialog,
dan repetisi yang beragam. Adapun dalam aspek linguistik, ditemukan 
(1) aspek fonologi berupa sajak yang berakhiran “n” dan bunyi vokal 
“a” (fathah) namun diiringi konsonan yang bervariasi, sehingga 
menimbulkan hembusan suara yang berbeda-beda seperti naa, laa, raa, 
qaa, dsb, (2) aspek leksikal berupa sinonimi, polisemi, dan 
mu’arrobah, (3) aspek gramatikal berupa pemilihan bentuk kata &#38; 
kalimat serta penyiasatan struktur &#38; efek yang ditimbulkannya, dan 
pada (4) aspek retorika ditemukan sebanyak 20 gaya retoris dan 12 
gaya kiasan. Pemilihan unsur-unsur pembentuk wacana kisah Adam 
dan Hawa dalam Al-Qur’an digunakan untuk mendukung makna dan 
nuansa/efek yang akan ditampilkan, oleh karenanya tidak disusun 
hanya demi keindahan persajakan semata, tetapi semuanya itu untuk 
mendukung makna karena makna merupakan tujuan sebuah tuturan, 
sedangkan kata atau kalimat merupakan mediasi untuk mencapai tujuan 
tersebut.</note>
<subject authority=""><topic>Stilistika, Stilistika Al-Qur’an, Kisah Adam & Haw</topic></subject>
<classification>892</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 417</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 417</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 417</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28032</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-21 10:00:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-21 10:00:40</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>