<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28015">
<titleInfo>
<title>Karakterisasi Morfologi dan Uji Kadar Flavonoid pada Berbagai Jenis Gnetum spp. Koleksi Kebun Raya Bogor</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eva Uzlafatunniswah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xviii + 60 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Gnetum spp. merupakan kelompok tumbuhan yang berpotensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang karakter morfologi, hubungan kekerabatan, kandungan kadar flavonoid, dan analisis hubungan korelasi dan regresi karakter morfologi dengan kadar flavonoid pada 12 Gnetum spp. koleksi Kebun Raya Bogor. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2022–Februari 2023 di Kebun Raya Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Karakter yang diamati adalah daun, batang, strobilus, dan biji. Karakter morfologi dianalisis dengan program NTSYS Pc. versi 2.02i. Penentuan kadar flavonoid daun dilakukan menggunakan metode kalorimetri AlCl3. Hasil kadar flavonoid dan karakter morfologi dianalisis korelasi dan regresi pada program Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman yang luas dan dominan sempit. Keragaman luas diperoleh pada panjang daun muda dan tua, panjang tangkai daun muda, diameter batang, dan warna daun. Berdasarkan dendogram analisis 31 karakter daun dan batang menunjukkan tingkat kemiripan berkisar 52%–77%. Kemiripan tertinggi terdapat pada G. gnemonoides (43) dengan G. gnemonoides (213), dan G. gnemonoides (210) dengan G. gnemonoides (96). Kadar flavonoid tertinggi terdapat pada G. cuspidatum (264) sebesar 157,30±0,40 mgEQ/g, dan terendah 31,26±0,89 mgEQ/g pada G. gnemonoides (210). Analisis korelasi dan regresi karakter morfologi dengan kadar flavonoid menunjukkan hubungan positif pada bentuk dan pangkal daun tua, serta diameter batang. Hubungan negatif terdapat pada panjang daun, lebar daun, panjang tangkai daun, warna daun, warna tangkai daun, warna ibu tulang daun tua, tipe pertumbuhan batang, dan warna batang.</note>
<classification>571.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 013</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 013</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 013</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>28015</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-20 09:48:52</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-20 09:56:11</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>