<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27767">
<titleInfo>
<title>Penerapan Teknik Peer Group untuk Meningkatkan Pemahaman Remaja terhadap Perilaku Seks Bebas (Studi di Desa Sindangheula Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang - Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Devi Lestari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 80 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman remaja tentang 
perilaku seks bebas dan maraknya Pergaulan bebas itu sendiri yang terjadi dikalangan 
remaja, Kasus sejumlah remaja yang hamil sebelum menikah merupakan fenomena 
informasi global, lebih parah lagi pada masa kini Remaja sangat bebas mengakses 
pornografi sehingga membuat mereka menganut pola hidup pergaulan bebas yang 
banyak ditiru dari pergaulan remaja diluar negri sehingga mereka mempunyai 
ketertarikan untuk berperilaku sama dengan remaja di luar negri tersebut yang banyak 
dari mereka penganut pergaulan bebas yang merujuk kepada perilaku seks bebas. Dari 
itu perlu sekiranya pemberian pemahaman tentang perilaku seks bebas terhadap 
remaja. 
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana gambaran 
pemahaman perilaku seks bebas pada remaja di Desa Sindangheula? 2) Bagaimana 
hasil dari penerapan peer group dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap 
perilaku seks bebas? 
Tujuan penelitian 1.) Untuk mengetahui gambaran pemahaman perilaku seks 
bebas pada remaja 2.) untuk mendeskripsikan hasil dari penerapan peer group dalam 
meningkatkan pemahaman remaja terhadap perilaku seks bebas
Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dan 
informasi yang dibutuhkan. Peneliti menggunakan penelitian dengan metode 
kualitatif. Metode kualitatif adalah penilaian yang ingin mencari makna kontekstual 
secara menyeluruh berdasarkan fakta-fakta, tindakan-tindakan, ucapan dan sikap 
dengan cara mendeskripsikan atau membangun teori-teori berdasarkan fakta-fakta 
dilapangan. Objek dari penelitian ini ada 4 responden remaja putri yaitu M, PA, YP 
dan MM dimana peneliti menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi serta 
daftar check list. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pengetahuan remaja di Desa 
Sindangheula masih terbilang rendah hal tersebut ditandai dengan adanya perilaku-perilaku mereka yang menjurus kepada perilaku seks ringan yang tidak mereka sadari 
seperti bergandengan, berpelukan dan mencium kening, pipi, bahkan bibir kekasihnya
2) penerapan teknik peer group dalam penelitian ini kurang tepat karena dalam 
penelitian ini peneliti memilih remaja pertengahan untuk menjadi responden, padahal 
untuk remaja pertengahan tidak cukup hanya pemahaman mereka yang meningkat 
namun dibutuhkan juga keselarasan perilaku yang dapat diperbaiki khususnya 
perilaku seks bebas tersebut dan akan lebih efektif jika penelitian ini dilakukan 
terhadap remaja awal atau usia masa kanak-kanak akhir.</note>
<classification>176</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 867</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 867</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 867</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27767</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 09:03:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 09:12:36</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>