Detail Cantuman Kembali

XML

Strategi Pengelolaan Kecemasan dalam Kondisi Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal (Studi Kasus di Kampung Gudang Batu, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten)


Dewasa awal mengalami masa krisis yang disebut dengan quarter life crisis yaitu terjadinya gejolak emosional sebagai krisis identitas yang terjadi akibat dari ketidaksiapan mereka pada saat proses transisi dari masa remaja menuju dewasa. Kecemasan pada dewasa awal merupakan hal yang wajar dalam melakukan tanggung jawab yang harus dipenuhi, menjalani peran baru dan melakukan penyesuaian. Kecemasan tersebut akhir-akhir ini disebut dengan quarter life crisis karena masih berada dalam keadaan ketidaksiapan ketika menjalani desakan dari sekitar dan pilihan yang menimbulkan rasa was was, bimbang serta perasaan cemas terhadap hidup dan masa depan, rasa takut gagal yang sangat berlebihan sehingga pentingnya mempunyai pengelolaan kecemasan dalam diri. Rumusan penelitian ini adalah: 1). Bagaimana kondisi kecemasan quarter life crisis masa dewasa awal di Kampung Gudang Batu?2). Bagaimana stategi pengelolaan kecemasan pada masa dewasa awal di Kampung Gudang Batu?. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk: 1). Untuk mengetahui kondisi kecemasan quarter life crisis yang terjadi pada masa dewasa awal di Kampung Gudang Batu. 2). Untuk mengetahui strategi mengelola kecemasan pada masa dewasa awal di Kampung Gudang Batu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang digunakan untuk menganalisis secara mendalam mengenai fenomena tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada Oktober 2022 sampai juni 2023 dan menggunakan 3 reponden yang mengalami kecemasan dan quarter life crisis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa. 1). Kondisi quarter life crisis pada responden penelitian ini yaitu; LT mengalami kebingungan dalam memilih pasangan, merasa kebingungan dan kurang percaya diri, hal itu juga membuatnya cemas merasa gelisah, gugup dan berpikir berlebihan. NA mengalami quarter life crisis dalam pekerjaan, penghasilan yang kurang dan tidak sesuai dengan sistem pekerjaan, merasa tidak nyaman dan memiliki atasan yang kurang memiliki empati kepada karyawan. WA mengalami quarter life crisis dalam pekerjaan,. 2). Strategi kecemasan quarter life crisis yang dilakukan oleh 3 responden adalah strategi coping. Ada dua startegi yaitu problem focused coping yang dilakukan responden LT dan hasil yang terjadi LT menjadi tenang setelah mengetahui penyebab kecemasannya dan menjadi produktif. Emotion focused coping yang dilakukan oleh NA dan WA hasil dari melakukan strategi coping yaitu menjadi lebih berpikir positif dan tenang.
Siti Nurhovivah - Personal Name
SKRIPSI BKI 928
152
Text
Indonesia
2023
serang
xiv + 78 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...