<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27638">
<titleInfo>
<title>Manajemen Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Di MAN 2 Kota Cilegon</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Humairoh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 95 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Manajemen bimbingan dan konseling merupakan perencanaan dan pelaksanaan bimbingan terhadap siswa. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana manajemen bimbingan dan konseling di MAN 2 Kota Cilegon. Untuk mengetahui masalah dan cara mengatasi masalanya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian subjek dalam penelitian ini adalah guru bimbingan konseling (BK), Kepala sekolah, dan guru. Hasil dari penelitian ini, pertama tahapan manajemen bimbingan dan konseling yaitu perencanaan program, pelaksanaan, serta pengarahan sudah dilakukan dengan baik hanya saja dalam perencanaan program masih kurang dikarenakan program BK yang lebih terfokus pada bidang akademik. Kedua bentuk pelaksanaan meliputi urusan, membimbing siswa baik secara individual maupun kelompok, membantu siswa mengatasi masalah disekoahnya, dan melakukan pengarahan agar lebih baik serta memotivasi agar siswa belajar lebih giat sehingga mendapat capaian hasil belajar yang lebih baik. Dilihat dari tugasnya, pelaksanaan bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik sudah cukup memuaskan, hal ini dapat dilihat dari hasil capaian belajar yaitu banyak siswa yang diterima di PTN, Serta perubahan sikap siswa yang menjadi lebih baik juga. Ketiga adalah masalah manajemen bimbingan dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yaitu kurangnya SDM dalam pelaksanaan bimbingan klasikal, dikarenakan dalam bidang tersebut hanya dilakukan oleh satu guru untuk membimbing seluruh kelas, kmudian juga saat pelaksaan PPDB cukup kewalahan untuk melakukan penilaian atau pengamatan terhadap siswa. Keempat adalah cara mengatasi masalah manajemen bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sudah dilakukan dengan baik dan maksimal seperti melakukan bimbingan serta arahan kepada siswa. Kelima hasil yaitu capaian hasil belajar yang lebih baik sehingga banyak siswa yang diterima di PTN.</note>
<classification>2x7.33</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 288</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI MPI 288</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 288</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27638</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-08 09:59:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-08 09:59:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>