Detail Cantuman Kembali

XML

Tradisi Yalil dalam Proses Akad Nikah Masyarakat Banten (Studi Living Hadis di Kampung Puyuh Koneng Desa Kencana Harapan Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Serang Banten)


Tradisi Yalil atau sering disebut dengan Tradisi Buka Pintu adalah tradisi yang memberikan simbol penerimaan anggota baru dari pihak keluarga pengantin perempuan kepada pengantin laki-laki sebagai anggota barunya. Tradisi Yalil ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam prosesi perkawinan yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Puyuh Koneng, setiap prosesi perkawinan harus diadakan tradisi buka pintu sebagai simbol dimulainya kehidupan keluarga baru sebagai pasangan pengantin. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah : 1). Hadis-hadis Apa Yang Hidup di Masyarakat Pada Tradisi Yalil di Kampung Puyuh Koneng? 2). Bagaimana pembacaan masyarakat tentang hadis-hadis yang berkaitan dengan Tradisi Yalil ? 3). Apa Kelebihan dan Kekurangan dalam Pembacaan Masyarakat Tersebut? Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini ada adalah : 1). Ingin menambah pengetahuan hadis-hadis yang dihup pada tradisi Yalil 2). Ingin menambah pengetahuan tentang pembacaan masyarakat terhadap hadis-hadis yang hidup pada tradisi Yalil 3). Ingin mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam pembacaan masyarakat tersebut. Penulis dalam hal ini ingin mencari nilai-nilai hadis yang terkandung dalam tradisi tersebut. Metode yang digunakan penulis adalah metode kualitatif yaitu Library Research, dalam menggunakan metode kualitatif tersebut penulis menggunakansuatu pendekatan yaitu pendekatan struktural fungsional yakni dengan mengkaji maksud dan tujuan tradisi tersebut dilaksanakan, lalu mengaitkannya dengan hadis-hadis yang ada. Dan dengan metode yang sama pula penulis berusaha untuk menemukan pembacaan masyarakat di Kampung Puyuh Koneng tersebut dengan nilai-nilai hadis yang sebelumnya sudah ditemukan. Dalam penelitiannya penulis berhasil menemukan beberapa hadis yang hadir ketika penulis menemukan maksud dan tujuan dari dilaksanakannya tradisi tersebut. Adapun tujuan tradisi tersebut adalah agar beretika ketika bertamu, menjadi sarana untuk saling bersilaturahmi dan selalu melestarikan sholawat atas Nabi Muhammad Saw. Dan pembacaan masyarakat pula sudah sesuai dengan hadis yang ada walaupun mereka belum mengetahui sepenuhnya.
Ainal Yaqin - Personal Name
SKRIPSI IH 113
2x2.36
Text
Indonesia
2023
serang
xxiii + 103 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...