Detail Cantuman Kembali
Pemberdayaan Remaja Putus Sekolah Melalui Pelatihan Keterampilan Pada Lembaga Kursus dan Pelatihan Modern (Studi di Kelurahan Taman Baru Kecamatan Taktakan Kota Serang)
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Kota Serang tahun 2022 jumlah remaja putus sekolah (drop out) SMK/SMU/SMA ditambah lulusan SLTP, SLTA di Kecamatan Taktakan, Kota Serang yang tidak melanjutkan pendidikan, lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 20.907 orang. Dengan kondisi dan permasalahan tersebut, maka harus ada penanggulangan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan-tindakan negatif yang terjadi pada remaja putus sekolah dengan cara melakukan pemberdayaan terhadap remaja putus sekolah melalui pendidikan non formal. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana bentuk program pemberdayaan remaja putus sekolah melalui keterampilan pada LKP Modern di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang? 2) Bagaimana tahapan pemberdayaan remaja putus sekolah yang dilakukan oleh LKP Modern di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang? 3) Apa faktor pendukung dan penghambat kegiatan pemberdayaan remaja putus sekolah yang dilakukan oleh LKP Modern di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang? Penelitian ini bertujuan menjelaskan: 1) Untuk menjelaskan program pemberdayaan remaja putus sekolah yang dilakukan oleh LKP Modern di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. 2) Untuk menjelaskan tahapan pemberdayaan remaja putus sekolah yang dilakukan oleh LKP Modern di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. 3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat kegiatan pemberdayaan remaja putus sekolah yang dilakukan oleh LKP Modern di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif, untuk menggambarkan objek penelitian berdasarkan fakta yang terjadi di tempat penelitian. Sedangkan, teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa LKP Modern memiliki program pemberdayaan tata rias pengantin, tata boga dan kerajinan tangan. Tahapan program dimulai dari tahap persiapan (petugas dan lokasi), assesment, perencanaan program, rencana aksi, pelaksanaan progran, evaluasi, hasil perubahan, dan terminasi. Manfaatnya, yaitu mereka membuka jasa meka up, membuka usaha kue, dan membuka jasa karangan bunga (buket). Faktor pendukungnya yaitu keterlibatan pengurus, dukungan aparatur pemerintah setempat, bantuan dana, dukungan masyarakat setempat. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya tenaga pendamping, sarana dan prasarana, belum maksimalnya penggunaan media sosial.
Julehah - Personal Name
SKRIPSI PMI 205
360
Text
Indonesia
2023
serang
xvi + 108 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...