<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27501">
<titleInfo>
<title>Aplikasi Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger untuk Mengidentifikasi Struktur Bawah Permukaan di Area Panas Bumi (Studi Kasus Desa Batu Kuwung Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang-Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Holita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xix + 95 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk mengetahui gambaran struktur bawah permukaan area panas bumi Desa Batu Kuwung menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 lintasan dengan 6 titik pengambilan datanya yaitu daerah air panas untuk lintasan yang pertama dan daerah air dingin untuk lintasan yang kedua. Hasil pengukuran yang telah dilakukan berdasarkan klasifikasi nilai resistivitas pada lintasan 1 dan 2 tersusun atas beberapa jenis material. Material yang menyusun lintasan 1 dan 2 yaitu Lempung dengan interval nilai resistivitas 0-10 Ωm yang diduga sebagai clay cap (penudung), Tanah/Aluvial/Pasir dengan interval nilai resistivitas 10-20 Ωm, Pasir dengan interval nilai resistivitas 20-60 Ωm, Pasir Padat dengan interval nilai resistivitas 60-100 Ωm, dan material dengan interval nilai resistivitas 100-8155 Ωm adalah batuan beku (Breksi gunung api/Lava/ Basalt/Andesit) yang diduga sebagai bedrock (batuan dasar). Struktur geologi berupa sesar normal ditemukan pada pengukuran pertama dengan pendugaan sebagai pengontrol keluarnya manifestasi mata air panas di Desa Batu Kuwung.</note>
<classification>530</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 009</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI FIS 009</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 009</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27501</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-22 15:33:53</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-22 15:35:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>