<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27416">
<titleInfo>
<title>Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Dodol Pak Oyot Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Produksi Dodol (Studi Deskriptif Kampung Cukanggalih Desa Ciakar Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sa'dullah Khoirul Ikhwan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 86 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Dodol merupakan makanan khas Indonesia, penamaan dodol di setiap daerah berbeda-beda, di Kabupaten Kudus, Dodol dinamakan Jenang, di Sumatera Barat, dodol dinamakan dengan Gelamai, ada juga dodol Garut, dodol Banten dan lain sebagainya. Termasuk juga dodol Pak Oyot, dodol Pak Oyot sudah berdiri sejak 1990an artinya sudah 3 dekade UMKM ini berdiri, UMKM memiliki peran penting dalam membantu meringankan beban masyarakat Desa Ciakar untuk mengentaskan kemiskinan. UMKM ini berdiri bertujuan untuk melestarikan cemilan khas Desa Ciakar dan juga membantu masyarakat belum memiliki pekerjaan ataupun mereka yang sudah punya pekerjaan tapi gajinya tidak mencukupi kehidupan sehari-hari. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : 1) Apa saja tahapan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan UMKM Dodol Pak Oyot?. 2) Bagaimana peran UMKM Dodol Pak Oyot dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui produksi dodol?. 3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan?. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Memaparkan tahapan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan UMKM. 2) mengetahui peran UMKM dalam meningkatkan ekonomi masyarakat kampung Cukanggalih Desa Ciakar melalui produksi dodol. 3) menguraikan apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam melakukan pemberdayaan. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena peneliti ini mendeskriptifkan suatu objek penelitian berdasarkan fakta yang terjadi di tempat penelitian. Ada 5 informan yang terpercaya dalam menyusun karya ilmiah ini, diantaranya : Pak Syamsul Bahri (Owner UMKM Dodol Pak Oyot), Ibu Anah dan Ibu Ayat (Karyawan UMKM), Pak Eman Sulaiman (Tokoh Masyarakat Desa Ciakar) dan juga Pak Nur Jalyudin (Kepala Desa Ciakar). Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu : observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah : Pertama. UMKM Dodol Pak Oyot berperan sebagai wadah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui beberapa tahapan pemberdayaan, di antaranya : 1) Tahapan Persiapan, 2) Tahapan Assesment 3) Tahapan Perencanaan 4) Tahapan Rencana Aksi 5) Tahapan Pelaksanaan Program 6) Tahapan Evaluasi, dan 7) Tahapan Terminasi. Kedua dari tahapan pemberdayaan, ada dua hasil yang masyarakat dapatkan yaitu : ekonomi dan sosial. Ekonomi menghasilkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kampung Cukanggalih dan meningkatkan pendapatan, sedangkan hasil Sosial adalah masyarakat bisa berkenalan dengan pihak yang bekerja sama dengan UMKM, menambah jaringan relasi antara sesama UMKM di Kecamatan Panongan dan juga bisa saling berkolaborasi antara sesama masyarakat. Ketiga, dalam suatu kegiatan selalu ada faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung dari proses pemberdayaan yaitu : dukungan dari berbagai pihak, menggunakan teknologi secara tepat, nempunyai strategi penjualan dan inovasi produk. Sedangkan faktor penghambatnya ialah : kenaikan harga barang baku, kurangnya modal dan juga saling mengandalkan antara sesama anggota pemberdayaan.</note>
<classification>307</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 219</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PMI 219</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 219</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27416</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-09 11:14:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-09 11:15:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>