<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27386">
<titleInfo>
<title>Perbandingan Model Discovery Learning Dan Model Inquiry Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V SDN Salembaran 1</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lianah Safitri Dewi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 70 hlm: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaaan pengaruh antara model Discovery Learning dan model Inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Matematika kelas V. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan tekhnik sampling purposive, dengan kelas VA sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran Inquiry dan kelas VB sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui instrumen tes dalam bentuk essai sebanyak 6 butir soal yang kemudian dianalisi dengan menggunakan uji-t. Hasil uji-t diperoleh hasil sig. 2 –tailed= 0,012 dan taraf signifikan (α) = 0,05. Sehingga sig. 2 –tailed lebih kecil dari taraf signifikan (α) (0,012&#60; 0,05) maka ditolak dan diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan model pembelajaran Inquiry terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi model pembelajaran yang inovatif dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.</note>
<classification>370</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1685</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1685</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1685</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27386</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-03 14:41:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-03 14:42:14</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>