<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27225">
<titleInfo>
<title>Masyarakat Perkotaan Dan Pergeseran Pada Pola Komunikasi (Studi Kota Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agung Setiawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 74 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pola komunikasi masyarakat perkota sangat kompleks hal ini disebabkan karena penduduk masyarakat perkotaan beraneka ragam, kompleksitas komunikasi masyarakat perkotaan dapat diartikan bahwa berbagai orang ( yang heterogen ) atau kelompok orang dapat berkomunikasi dengan system ataupun dengan cara yang cukup rumit. Sebagian besar komunikasi yang berbentuk relasi-relasi social dikota terjadi antara orang –orang yang anonym atau asing satu sama lain, dan hanya berlangsung dengan waktu yang sangat singkat tidak permanen. Dalam arti masyarakat kota selalu membentuk kontak social, atau komunikasi yang baru. Kecepatan perubahan perubahan komunikasi ini dapat juga disebut mobilitas social. Jadi bersama dengan komunikasi bertingkat anominitas tinggi, tidak permanen, mobilitas social sekunder, dengan pengertian kurang akrab bersifat impersonal, formal, kurang bersifat emosional, dan rasonal.</note>
<classification>303</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 931</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 931</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 931</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27225</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-12 11:19:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-12 11:19:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>