<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27152">
<titleInfo>
<title>Penentuan Nilai Ground State Energy untuk Atom Helium dan Helium Sequence Menggunakan Metode Numerik Monte Carlo</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Shofwa Stelsya Istighfaro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxvi + 153 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pada penelitian ini penentuan nilai ground state energy (GSE) dilakukan menggunakan 
metode analitik melalui perhitungan prinsip variasi dan energi tolakan elektron yang 
kemudian akan menghasilkan persamaan nilai GSE untuk atom helium dan helium sequence. 
Dari persamaan tersebut lakukan variasi nilai untuk mendapat nilai energi. Setelah 
menghitung menggunakan metode analitik, perhitungan metode numerik pun dilakukan 
menggunakan simulasi Monte Carlo dengan 50.000 baris data dan 10 kali percobaan pada 
setiap variasi untuk atom helium dan helium sequence. Nilai yang didapatkan dari metode 
analitik dan numerik dilakukan analisis mengenai variasi nilai untuk mengetahui 
pengaruhnya tehadap nilai GSE. Selain itu, nilai GSE yang sudah didapatkan dicari nilai error 
terhadap nilai energi hasil exact, kemudian dibandingkan dengan hasil energi dan error dari 
metode lain yang relevan untuk mengetahui bagaimana keakuratan yang dihasikan dari 
penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada metode analitik dan numerik nilai 
GSE berada pada variasi nilai kesembilan untuk metode analitik dan variasi ke tiga untuk 
metode numerik. Nilai GSE yang dihasilkan dalam penelitian ini memiliki keakuratan yang 
lebih baik dibanding dengan nilai GSE pada hasil penelitian yang relevan.</note>
<classification>530</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 007</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI FIS 007</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FIS 007</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27152</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-04 11:14:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-04 11:14:38</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>