<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27115">
<titleInfo>
<title>Telaah Ayat-Ayat Tentang Tamak Dalam Al-Qur’an (Studi Kitab Tafsir Al-Marāgī Karya Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāgī)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Silvi Nurul Izzah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxii + 95 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kata tamak berasal dari طمعا - يطمع - طمع yang artinya rakus, tamak, banyak keinginan atau serakah terhadap sesuatu. Tamak adalah selalu ingin memperoleh banyak suatu hal yang dasarnya tidak hanya untuk kebutuhan diri sendiri. Pada hakikatnya tamak memiliki makna ganda yakni ada makna yang positif dan ada makna negatif. Makna positif jika sifat tamak dipergunakan pada kata kerja, sedangkan tamak dalam makna yang negatif jika menjadi sifat yang ada pada diri seseorang. Dalam penelitian ini disusun rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana struktural ayat yang menjelaskan tentang tamak? (2) Bagaimana penafsiran Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāgī terhadap ayat-ayat tentang tamak?. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana struktural ayat yang menjelaskan tentang tamak dan bagaimana penafsiran Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāgī terhadap ayat-ayat tentang tamak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (library research) dengan studi tematik, sumber sekundernya dengan cara menggunakan literatur kepustakaan baik berupa buku maupun hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Sedangkan sumber primernya adalah ayat-ayat Al-Qur’an tentang tamak dalam penafsiran Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāgī Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa ayat yang membahas tentang tamak terdapat pada Q.S Al-A’rāf [7]: 46, Q.S Al-A’rāf [7]: 56, Q.S Al-Syu’arā [26]: 51, Q.S Al-Syu’arā [26]: 82, Q.S Al-Rūm [30]: 24, Q.S Al-Sajdah [32]: 16, Q.S Al-Ma’ārij [95]: 38, Q.S Al-Mudaṡṡir [7]: 15, Q.S Al-Baqarah [2]: 75, Q.S A-Mā’idah [5]: 84, Q.S Al-Ra’d [13]: 12 dan Q.S Al-Aḥzāb [33]: 32. Kemudian dalam ayat tersebut Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāgī mengungkapkan bahwa Allah tidak menyukai orang yang berlebihan (boros) dari segi harta atau duniawi, akan tetapi apabila tamak dalam ampunan dan keinginan untuk masuk surga itu termasuk tamak yang positif.</note>
<classification>2x1.4</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 547</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 547</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 547</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27115</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 10:47:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 10:48:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>