<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27037">
<titleInfo>
<title>Analisis Implementasi Manajemen Kurikulum Sekolah Dasar Penyelenggara Pendidikan Inklusif (Studi di SD Panancangan 1 Kota Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Toyibah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 95 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen kurikulum pendidikan inklusif di SDN Panancangan 1 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian fenomologi, adapun subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru pendamping khusus, koordinator inklusif dan beberapa guru di SDN Panancangan 1 Kota Serang menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dapat disimpulkan bahwa. Perencanaan yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri Panacangan 1 Kota Serang dalam pengembangan pendidikan inklusif, yaitu belum merencanakan desain kurikulum yang berlaku di sekolah reguler dan belum menyesuaikan dengan kemampuan dan karakteritik siswa. Pelaksanaan yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri Panancangan 1 Kota Serang , dalam pengembangan pendidikan inklusif, diketahui bahwa pelaksanaan program pendidikan inklusif belum sesuai atau belum memenuhi indikator keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif. Evaluasi yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Panancangan 1 Kota Serang sudah berjalan, akan tetapi evaluasi belum maksimal. Pelaksanaan evaluasi dilakukan setiap enam bulan sekali. Proses pengelolaan sarana dan prasarana sekolah dalam meningkatkan pendidikan anak berkebutuhan khusus ini sudah berjalan cukup baik, namun masih memiliki banyak kekurangan seperti kurangnya latar belakang guru mengenai pendidikan anak berkebutuhan khusus dan juga minimnya sarana dan prasarana yang mendukung untuk menunjang pembelajaran anak.</note>
<classification>370</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1660</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1660</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1660</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27037</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 11:27:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-18 11:27:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>