<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27001">
<titleInfo>
<title>Konsep Adil dalam Poligami pada Masyarakat Modern Perspektif Hukum Islam (Studi di Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nining Faizah Hanum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 96 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pada masyarakat zaman modern ini masih bisa ditemui 
beberapa yang mau dipoligami, baik ia yang menjadi istri pertama atau 
menjadi istri kedua, ketiga, atau keempat. Seperti yang ada pada 
masyarakat Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang dengan dalih 
asalkan sang suami bisa berlaku adil dalam hal apapun. Meski pada 
kenyaataanya semapan apapun laki-lakinya, ketika melakukan poligami 
akan tetap ada yang merasa tersakiti karena kurang terpenuhi baik hak 
maupun kewajiban salah satu dari istri-istrinya.
Perumusan Masalah dari penelitian ini adalah :1) Bagaimana 
pelaksanaan poligami di masyarakat Kecamatan Kresek Kabupaten 
Tangerang? 2) Bagaimana konsep adil dalam poligami di masyarakat
Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang menurut perspektif Hukum 
Islam? 
Tujuan Penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pelaksanaan 
poligami di masyarakat Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang 2)
Untuk mengetahui konsep adil dalam poligami di masyarakat
Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang menurut perspektif Hukum 
Islam.
Adapun metode penelitian ini menggunakan penelitian 
lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan yuridis 
empiris, dan penelitian ini bersifat Deskriptif Analisis, adapun teknik 
pengumpulan data melalui cara observasi, wawancara dan 
dokumentasi.
Berdasarkan hasil dari penelitian ini adalah Masyarakat 
melakukan poligami tanpa melalui izin kepada istri pertamanya terlebih 
dahulu, sehingga mereka menikah untuk yang kedua, ketiga dan 
seterusnya secara sembunyi-sembunyi atau nikah yang hanya resmi 
secara agama tanpa tercatat di KUA (nikah sirri). Masyarakat yang 
melakukan poligami Kecamatan Kresesk Kabupaten Tangerang 
sebagian hanya menerapkan adil dari segi nafkah secara materi saja. 
Sedangkan bagi para istri yang dipoligami dan mempunyai pekerjaan 
nafkah secara materi tidaklah penting melainkan pembagian waktu 
yang harus adil.</note>
<classification>2x4.315</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>S HKI 446</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S HKI 446</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>S HKI 446</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>27001</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 10:55:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-08 10:56:13</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>