<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26931">
<titleInfo>
<title>Pemberdayaan Remaja Melalui Kerajinan Tangan Di Kelurahan Cipocok Jaya Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Seety Delvianti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 85 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Memasuki era industri yang semakin berkembang, dan juga teknologi produksi yang semakin maju. Perkembangan industri yang semakin memberikan dampak positif bagi kebutuhan manusia, namun tidak tepat untuk limbah industri yang berdampak negatif bagi lingkungan.1 Beberapa pabrik fast fashion dapat menghasilkan 42 gaya yang berbeda per tahunnya. Hal tersebut menyebabkan kelebihan produksi, yang berdampak pada pembakaran stok pakaian yang tidak terjual. Apalagi beberapa perusahaan di industri fast fashion sengaja membuat barang dengan umur yang pendek (tidak bertahan lama). Tujuannya yaitu (1) Memberikan edukasi kepada subjek dampingan dalam mendaur ulang limbah kain, (2) Untuk menumbuhkan ketertarikan subjek dampingan pada program kerajinan tangan, (3) Menggali potensi kerajinan tangan, (4) Memfasilitasi program kerajinan tangan. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA). Metode PLA adalah pendekatan yang berpusat pada masyarakat yang digunakan baik dalam penelitian maupun konsultasi untuk membahas perspektif dan kondisi masyarakat setempat dengan tujuan memberikan solusi yang efektif. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Pelatihan kerajinan tangan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta dalam mendaur ulang limbah sehingga mereka sudah mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari, (2) Pelatihan kerajinan tangan ini bertujuan untuk menumbuhkan ketertarikan peserta pada program kerajinan tangan sehingga peserta mampu mengembangkan diri mereka pada kerajinan tangan, (3) Pelatihan kerajinan tangan ini bertujuan untuk menggali potensi kerajinan tangan pada peserta sehingga peserta sudah mengetahui potensi yang mereka miliki.</note>
<classification>305</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 194</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PMI 194</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 194</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26931</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-25 15:30:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-25 15:30:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>