Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Prediksi Rasio Solvabilitas Pada Bank Mega Syariah Menggunakan Metode ARIMA Box-Jenkins


Pada tahun 2023 diperkirakan akan terjadi resesi ekonomi dunia yang akan berdampak pada semua negara, termasuk Indonesia. Perusahaan perbankan syariah harus mengantisipasi dan meminimalisir risiko yang akan terjadi akibat fenomena resesi global. Hal yang dapat dilakukan oleh perusahaan perbankan syariah adalah dengan membuat suatu perencanaan. Perencanaan adalah langakah-langkah pengambilan keputusan dengan menentukan sasaran, tujuan, strategi, kebijakan, bentuk program, pelaksanaan program, dan penilaian keberhasilan. Peramalan atau forecasting adalah salah satu alternatif yang dapat dipilih ketika ingin membuat sebuah perencanaan. Dalam penelitian ini, kegiatan peramalan ditujukan untuk menganalisis pergerakan rasio solvabilitas pada Bank Mega Syariah karena total liabilitas per 31 Desember 2020 sebesar Rp7,1 triliun, meningkat sebesar 513,13% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp1,2 triliun. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana model peramalan rasio solvabilitas yang terbentuk pada Bank Mega Syariah dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins? 2) Bagaimana hasil peramalan rasio solvabilitas pada Bank Mega Syariah dari triwulan I 2023 hingga triwulan IV 2024 dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mendapatkan model peramalan rasio solvabilitas yang terbentuk pada Bank Mega Syariah dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins. 2) Untuk mendapatkan hasil peramalan rasio solvabilitas pada Bank Mega Syariah dari triwulan I 2023 hingga triwulan IV 2024 dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ARIMA Box-Jenkins. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan Bank Mega Syariah triwulan I 2008 hingga triwulan IV 2022 dengan jumlah data sebanyak 60 data dan melakukan peramalan untuk triwulan I 2023 hingga triwulan IV 2024. Model peramalan rasio solvabilitas pada Bank Mega Syariah untuk Debt to Asset Ratio mendapatkan model peramalan ARIMA (0,1,4) dengan nilai signifikansi sebesar 0,0003 < 0,05 dan hasil peramalan selama 8 triwulan mendatang akan mengalami pergerakan yang fluktuatif dengan nilai rata-rata 38,82% dan dapat dikatakan baik karena nilai Debt to Asset Ratio masih terbilang rendah. Sementara untuk Debt to Equity Ratio mendapatkan model peramalan ARIMA (4,1,0) dengan nilai signifikansi 0,0484 < 0,05 dan hasil peramalan selama 8 triwulan mendatang akan terus mengalami penurunan dengan nilai rata-rata 50,52% dan dapat dikatakan baik karena nilai Debt to Equity Ratio masih terbilang rendah.
Supriatna - Personal Name
SKRIPSI PBS 649
2x4.27
Text
Indonesia
2023
serang
xviii + 130 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...