Detail Cantuman Kembali
Metode Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren Riyadhu Al-Mutafakkirin Mancak
Di zaman yang semakin modern, banyak orang mulai terlena akan gaya hidup maupun perilaku yang berlebihan. Tanpa disadari hal itu berpengaruh terhadap pembentukan karakternya. Pengkajian pondok pesantren memiliki hubungan erat dengan pendidikan karakter. Membentuk karater santri pastilah tidak mudah. Membangun karakter adalah suatu pekerjaan yang tidak instan dan dilakukan secara stimultan. Akan tetapi, pekerjaaan ini membutuhkan sebuah proses lama yang bersinergi. Pondok Pesantren Riyadhu Al-mutafakkirin merupakan lembaga Islam yang membantu dan membina santri dari segi agama yang mencakup pembentukan karakter yang terjadi di Pondok Pesantren Riyadhu Al-mutafakkirin. Hal terpenting dari proses pembentukan karakter adalah seorang kiai dengan santri dilakukan dengan menekankan kedisiplinan santri. Salah satu benttuk cara pembentukan karakter santri yang dilakukan oleh kiai, pembina dalam proses pembentukan karakter adalah dengan cara komunikasi yang baik dan mencontohkan hal-hal yang baik. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Metode dan faktor pendukung dan penghambat pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Riyadhu Al-Mutafakkirin. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana metode pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Riyadhu Al-mutafakkirin? 2) Apa faktor penghambat pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Riyadhu Al-mutafakkirin? Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui metode pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Riyadhu Al-mutafakkirin? 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat selama proses pembentukan karakter di Pondok Pesantren Riyadhu Al-mutafakkirin? Dalam pengumpulan data ini penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif yang difokuskan pada objek dan subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa, proses pembentukan karakter santri yang dilakukan kiai, pembina dan santri dalam pembentukan karakter santri yaitu menggunakan empat metode, yakni metode keteladanan dalam komunikasinya, kiai selalu memberikan contoh yang baik kepada santri, agar mereka dapat berkembang fisik maupun mental dan mereka memiliki akhlak yang mulia. Metode ibrah dan mauidzah dimana seorang kiai memberikan pelajaran yang pasti kajian kitab, dan selalu menasehati santri. Metode kisah dimana saat proses pembentukan karakter santri, yang kiai gunakan yaitu melalui metode kisah ini selalu menceritakan kisah nabi dan ulama terdahulu yang memiliki akhlak yang baik. Yang nantinya akan dicontoh oleh para santri. Pembiasaan ini dimana kiai dan pembina selalu memberi arahan kepada santri supaya memilki kebiasaan yang baik, entah itu kebiasaan rajin mengaji, menghafal dan lain sebagainya.
Sindi Maulani - Personal Name
SKRIPSI KPI 908
2x5.1
Text
Indonesia
2023
serang
xiv + 78 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







