<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26782">
<titleInfo>
<title>Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Menyusun Paragraf Dengan Strategi Know Want Learn (KWL) PTK di Kelas III di SDN Wanagiri I Kec. Saketi Kab. Pandeglang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Urfatul Hasanah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x + 100.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menyusun paragraf dengan menggunakan model pembelajaran KWL (Know Want Learn). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penellitian Tindakan Kelas, Model Kemmis &#38; Taggart yang dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) penerapan model pembelajaran KWL (Know Want Learn) pada pembelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasan menyusun paragraf siswa kelas III SDN Wanagiri I dapat terlaksana dengan baik. Hasil belajar siswa dilihatdari nilai rata-rata prasiklus sebelum menggunakan model pembelajaran Know Want Learn (KWL) sebesar 51,66 dengan presentase ketuntasan 20%, siklus I setelah menggunakan model Know Want Learn (KWL) meningkat menjadi 65,33 dengan presentase ketuntasan 53,32% dan siklus II meningkat menjadi 79,66 dengan presentase ketuntasan 73,3%. Sedangkan untuk aktivitas siswa dalam pembelajaran menggunakan Know Want Learn (KWL) sekitar 75% siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Know Want Learn (KWL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan menyusun paragraf.</note>
<classification>372</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1649</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1649</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1649</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26782</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 14:17:25</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 14:17:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>