<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26779">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Konsentrasi Ozon terhadap Cemaran Mikroba, Kekeruhan dan Total Dissolved Solids (TDS) pada Proses Pembuatan Produk Air Minum dalam Kemasan (AMDK)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Khoirunisatul Kurnia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 83 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pemberian ozon diketahui dapat meningkatkan kualitas Air Minum dalam 
Kemasan (AMDK) dengan cara menurunkan jumlah cemaran mikroba, nilai 
kekeruhan dan Total Dissolved Solids (TDS). Penelitian ini bertujuan untuk 
mengetahui pengaruh konsentrasi ozon terhadap jumlah cemaran mikroba, 
nilai kekeruhan dan TDS pada proses pembuatan AMDK. Percobaan 
dilakukan dengan menguji AMDK dengan menggunakan variasi konsentrasi
ozon 0, 0,05, 0,15, 0,3 dan 0,4 ppm. Parameter yang diuji meliputi cemaran 
mikroba, kekeruhan dan TDS. Metode yang digunakan untuk pengujian 
cemaran mikroba yaitu Angka Lempeng Total (ALT), pengujian koliform 
dengan membran filter, pengujian kekeruhan dengan turbidimeter dan 
pengujian TDS dengan TDS meter. Hasil yang didapat selanjutnya dianalisis 
dengan metode kuantitatif menggunakan statistik inferensial. Berdasarkan 
hasil penelitian, ozon berpengaruh signifikan terhadap jumlah cemaran 
mikroba dengan metode ALT dan penurunan jumlah mikroba paling optimal 
di konsentrasi 0,3 ppm. Pada uji cemaran koliform, penurunan paling optimal 
yaitu konsentrasi 0,05 ppm. Pada uji kekeruhan, ozon berpengaruh signifikan
terhadap nilai kekeruhan dan penurunan nilai kekeruhan paling optimal di 
konsentrasi 0,15 ppm. Pada uji TDS, ozon berpengaruh signifikan terhadap 
nilai TDS dan penurunan nilai TDS paling optimal di konsentrasi 0,05 ppm. 
Hasil keseluruhan menunjukkan konsentrasi ozon memiliki pengaruh terhadap 
parameter yang diuji. Semakin tinggi konsentrasi ozon yang diberikan pada 
sampel, maka semakin turun jumlah cemaran mikroba, nilai kekeruhan dan
TDS.</note>
<classification>663.6</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 003</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 003</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 003</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26779</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 14:09:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-30 10:07:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>