<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26768">
<titleInfo>
<title>Analisis Cemaran Mikrobia pada Sampel Bakso di Kantin UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anas  Nasuha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii +66 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pangan menjadi kebutuhan dasar manusia yang paling utama, makanan olahan daging merupakan salah satu jenis makanan yang mengalami modifikasi sehingga muncul jenis makanan yang berasal dari olahan daging, seperti bakso. Seiring beragamnya jenis makanan yang ada, terdapat risiko yang ditimbulkan terhadap kesehatan konsumen karena higiene pengolahan dan pemasaran yang tidak memenuhi syarat mutu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji cemaran mikrobia menggunakan metode Total Plate Count (TPS) dan Most Probable Number (MPN) berdasarkan batas cemaran mikrobia pada SNI 3818:2014 tentang Bakso Daging, serta mengetahui cemaran mikrobia E. Coli pada sampel bakso daging, serta mengetahui cemaran mikrobia E. coli pada sampe bakso Kantin (Belakang Gedung B FTK) Kampus 2 UIN SMH Banten. Adapun prosedur penelitian meliputi uji TPC untuk mengetahui jumlah bakteri koliform serta mengidentifikasi adanya bakteri E. coli. Selanjutnya data yang diperoleh dibandingkan dengan SNI 3818:2014 dan tabel MPN seri 333. Hasil yang diperoleh menunjukkan pada uji TPC, satu dari empat sampel bakso melebihi batas maksimum yang telah ditetapkan oleh SNI 3818:2014 yaitu 1 x 105 koloni/gram. Sedangkan pada uji MPN menggunakan seri 333, diperoleh hasil tiga dari empat sampel bakso melebihi batas maksimum berdasarkan NSI 3818:2014 yaitu &#60; 3 koloni/gram. Hasil pengujian cemaran mikrobia E. coli pada setiap sampel menunjukkan tigas dari empat sampel positif terkontaminasi E. coli.</note>
<classification>641.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 009</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 009</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 009</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>26768</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 11:32:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 11:33:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>